Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Kurabu di Kelurahan Gantiang Kota Padang Panjang

Rahmadani, Hani (2026) Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Kurabu di Kelurahan Gantiang Kota Padang Panjang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover dan Abstrak).pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I pendahuluan)
Text (BAB I pendahuluan).pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB VI penutup)
Text (BAB VI penutup).pdf - Published Version

Download (470kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (448kB)
[img] Text (skripsi full text)
Text (skripsi full text).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui Bank Sampah Kurabu di Kelurahan Gantiang Kota Padang Panjang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya volume sampah di Kota Padang Panjang yang tidak sebanding dengan daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sungai Andok, sehingga diperlukan upaya pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Bank Sampah Kurabu hadir sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan secara purposive sampling serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Bank Sampah Kurabu telah dilaksanakan melalui empat dimensi, yaitu bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan. Pada aspek bina manusia, kegiatan sosialisasi dan pelatihan rutin mampu meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Pada bina usaha, Bank Sampah Kurabu mengembangkan sistem tabungan sampah dan produksi kerajinan daur ulang yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Pada bina lingkungan, pengelolaan sampah dilakukan melalui pemilahan, pengolahan sampah organik menjadi kompos dan eko enzim, serta kegiatan penghijauan. Pada bina kelembagaan, terbentuknya kelompok kerja dan adanya dukungan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup turut memperkuat keberlangsungan program. Meskipun demikian, pelaksanaan pemberdayaan masih menghadapi beberapa kendala, seperti rendahnya tingkat keaktifan sebagian nasabah, keterbatasan sarana prasarana terutama fasilitas teknologi, keterbatasan ruang penyimpanan sampah, serta kendala dalam pemasaran produk daur ulang. Kendala tersebut memengaruhi optimalisasi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Secara keseluruhan, pemberdayaan masyarakat melalui Bank Sampah Kurabu telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan serta tambahan pendapatan masyarakat. Namun, diperlukan peningkatan pada aspek fasilitas, promosi, serta partisipasi masyarakat agar pelaksanaan pemberdayaan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Rozidateno Putri Hanida, S.IP, M.PA; Dr. Ria Ariany. M.Si.
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan Masyarakat; Bank Sampah Kurabu; Pengelolaan Sampah; Partisipasi Masyarakat; Kota Padang Panjang
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Administrasi Publik
Depositing User: S1 Administrasi Publik
Date Deposited: 27 Jul 2026 02:38
Last Modified: 27 Jul 2026 02:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527114

Actions (login required)

View Item View Item