Hadi Prayoga Gea, Abiyyu (2026) Identifikasi Morfometrik Persilangan F1 Betina (White Leghorn X Elba) Dengan Pejantan Elba Umur 2 Minggu Sampai 10 Minggu. S1 thesis, Fakultas Peternakan.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (313kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (269kB) |
|
|
Text (BAB 5 Kesimpulan dan Saran)
BAB 5 Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (179kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (223kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dasar identifikasi morfometrik persilangan F1 betina (White Leghorn x Elba) dengan pejantan Elba yang dipelihara secara intensif di kandang Ichan Payakumbuh farm. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 40 ekor persilangan ayam Elba dengan ayam White Leghorn yang berumur 2 minggu sampai 10 minggu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi yaitu pengamatan dan pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan pengambilan data seminggu sekali. Parameter yang diamati adalah bobot badan, panjang kepala, panjang sayap, panjang punggung, panjang dada, lebar dada, panjang paha atas, panjang tulang paha bawah, panjang shank, lingkar shank, panjang jari ketiga, lebar tulang pelvis. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menghitung rataan (x ̅), standar deviasi (SD), dan koefisien keragaman (KK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien keragaman morfometrik persilangan ayam Elba dengan ayam White Leghorn berkisar antara kecil sampai tinggi, koefisien keragaman tertinggi terdapat pada bobot badan umur 7 minggu (14,81%), panjang sayap umur 2 minggu (18,41%), panjang femur umur 2 minggu (16,03%), dan diameter shank umur 2 minggu (28,19%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Identifikasi morfometrik persilangan F1 betina (White Leghorn x Elba) dengan pejantan Elba memiliki koefisien keragaman yang berkisar antara kecil hingga besar pada umur 2–7 minggu, dan berkisar antara kecil hingga sedang pada umur 8–10 minggu. Keragaman tertinggi terdapat pada bobot badan, panjang sayap, panjang femur, dan diameter shank.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Ir. Firda Arlina, M.Si., IPU.; Prof. Dr. Ir. Sabrina, MP. |
| Uncontrolled Keywords: | Ayam Elba; Ayam White Leghorn; Morfometrik; Persilangan |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Fakultas Peternakan > S1 Peternakan |
| Depositing User: | S1 Peternakan Peternakan |
| Date Deposited: | 22 May 2026 08:44 |
| Last Modified: | 22 May 2026 08:44 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526394 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric