ANALISIS EFISIENSI HUNIAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PASAMAN BARAT TAHUN 2016 DAN 2017

Alzen, Rahayu Ningrum (2019) ANALISIS EFISIENSI HUNIAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PASAMAN BARAT TAHUN 2016 DAN 2017. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Pendahuluan)
pendahuluan.pdf - Published Version

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Penutup)
penutup.pdf - Published Version

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
dapus.pdf - Published Version

Download (93kB) | Preview
[img] Text (Tugas Akhir Ilmiah Utuh)
Skripsi full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Tujuan Penelitian RSUD Pasaman Barat telah membuat Grafik Barber Johnson secara manual, pada tahun 2016 dan 2017 mengalami peningkatan untuk nilai indikator Barber Johnson tetapi belum memasuki daerah efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi hunian rawat inap berdasarkan grafik Barber Johnson di RSUD Pasaman Barat. Metode Penelitian ini merupakan penelitian mix method dengan sequental explanatory desain, yang dilaksanakan pada bulan Juni - Agustus 2019. Data kuantitatif bersumber dari data sekunder SHRI dan analisis data kuantitatif secara deskriptif digunakan untuk melihat nilai indikator RS berada di garis efisien sedangkan data kualitatif dilakukan kepada 16 orang informan terdiri dari kepala/ wakil ruangan, administrasi ruangan dan petugas rekam medis, dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan cara triagulasi metode dan triagulasi sumber. Hasil Hasil penelitian berdasarkan Grafik Barber Johnson menunjukkan tidak terdapat titik temu ke empat indikator pada masing-masing kelas rawatan di RSUD Pasaman Barat pada tahun 2016 maupun 2017. Efisiensi hunian rawat inap pada tahun 2017 rumah sakit mengalami peningkatan dibuktikan dengan jumlah kunjungan 2017 meningkat disebabkan oleh kebijakan di era-JKN dan peraturan rumah sakit tetapi nilai indikator RS belum efisien menurut Baber Johnson. Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak efisiennya hunian rawat inap ini adalah kekurangan sarana prasarana terutama gedung, keterbatasan tenaga kesehatan, lokasi rumah sakit. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat kelas rawatan yang efisien dan terjadi peningkatan efisiensi hunian tempat tidur pada tahun 2017 yang disebabkan oleh kebijakan di era- JKN dan peraturan rumah sakit. Untuk mengatasi hal ini rumah sakit harus lebih memperhatikan kenyamanan pasien dan meningkatkan pelayanannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 25 Oct 2019 15:30
Last Modified: 25 Oct 2019 15:30
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/52621

Actions (login required)

View Item View Item