Firmansyach, Muhammad (2026) Kajian Sifat Biologi Tanah Pada Perkebunan Jeruk Siam (Citrus Nobilis) Berdasarkan Beberapa Umur Tanaman Di Daerah Batu Palano, Sungai Pua, Kabupaten Agam. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (256kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (241kB) |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (216kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (237kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsii Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian sifat biologi tanah penting dilakukan untuk memahami kualitas tanah pada perkebunan jeruk siam (Citrus nobilis) dengan umur tanaman yang berbeda. Tanah Inceptisol yang umumnya memiliki kesuburan sedang hingga rendah mendorong perlunya kajian terhadap dinamika sifat biologinya sebagai dasar pengelolaan tanah yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat biologi tanah pada perkebunan jeruk siam (Citrus nobilis) berdasarkan perbedaan umur tanaman, yaitu 10 tahun, 8 tahun, dan 6 tahun, yang berlokasi di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2025 dengan menggunakan metode survei, di mana pengambilan sampel tanah dilakukan secara purposive sampling pada kedalaman 0–20 cm dengan tiga ulangan untuk setiap umur tanaman. Analisis sifat biologi tanah meliputi populasi dan keragaman makrofauna tanah, total populasi mikroorganisme tanah (bakteri dan jamur), serta respirasi tanah, yang didukung oleh analisis sifat fisika dan kimia tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur tanaman jeruk siam berpengaruh terhadap sifat biologi tanah, di mana perkebunan jeruk berumur 10 tahun memiliki populasi dan keragaman makrofauna tanah tertinggi dengan nilai indeks kekayaan jenis (DMg) sebesar 1,44, sedangkan umur 8 tahun dan 6 tahun masing-masing memiliki nilai DMg sebesar 0,43 dan 0,48. Selain itu, total populasi mikroorganisme tanah serta nilai respirasi tanah cenderung lebih tinggi pada tanaman dengan umur yang lebih tua. Kondisi tersebut berkaitan dengan meningkatnya akumulasi bahan organik dan aktivitas perakaran seiring bertambahnya umur tanaman, sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan umur tanaman jeruk siam berkontribusi positif terhadap perbaikan sifat biologi tanah pada tanah Inceptisol di lokasi penelitian.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Oktanis Emalinda, MP ; Dr. Juniarti, SP, MP |
| Uncontrolled Keywords: | Inceptisol; jeruk siam; makrofauna tanah; sifat biologi tanah; umur tanaman |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah |
| Depositing User: | S1 Ilmu Tanah |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 08:25 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 08:25 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric