TANGGUNG JAWAB NEGARA DAN INDIVIDU TERHADAP PENGGUNAAN UNMANNED UNDERWATER VEHICLE SEBAGAI AUTONOMOUS WEAPON SYSTEMS DALAM KONFLIK BERSENJATA DALAM HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL (STUDI MENGENAI PENGGUNAAN KAPAL SELAM MARICHKA OLEH UKRAINA DALAM PERANG DENGAN RUSIA)

Hibrizi, Muhammad Zhafran (2026) TANGGUNG JAWAB NEGARA DAN INDIVIDU TERHADAP PENGGUNAAN UNMANNED UNDERWATER VEHICLE SEBAGAI AUTONOMOUS WEAPON SYSTEMS DALAM KONFLIK BERSENJATA DALAM HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL (STUDI MENGENAI PENGGUNAAN KAPAL SELAM MARICHKA OLEH UKRAINA DALAM PERANG DENGAN RUSIA). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Bab I.pdf - Published Version

Download (559kB)
[img] Text (BAB IV)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (327kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Kepustakaan.pdf - Published Version

Download (367kB)
[img] Text (FULL TEXT)
SKRIPSI FINAL ZHAFRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan teknologi persenjataan modern mendorong penggunaan kapal selam tanpa awak (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) sebagai Autonomous Weapon Systems (AWS) dalam konflik bersenjata, salah satunya penggunaan UUV Marichka oleh Ukraina dalam perang melawan Rusia dalam penyerangan Jembatan Krimea yang dimulai pada rentang waktu bulan Agustus 2023 sampai bulan Juni 2025. Penggunaan teknologi ini menimbulkan problematika hukum karena hingga saat ini belum terdapat pengaturan hukum internasional yang secara khusus mengatur UUV sebagai AWS terutama dalam konteks pertanggungjawaban hukum jika terjadi pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional. Penelitian ini mengkaji dua masalah utama yaitu: 1. Bagaimana pengaturan tanggung jawab negara dan individu terhadap UUV sebagai AWS? dan 2. Bagaimana pembuktian kesalahan oleh UUV Marichka sebagai AWS dalam perang melawan Rusia?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum penggunaan UUV sebagai AWS serta mekanisme pembuktian kesalahan atas penggunaan UUV Marichka dalam konflik bersenjata Ukraina dengan Rusia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang undangan dan studi kasus, berdasarkan bahan hukum primer berupa Konvensi Jenewa 1949, Protokol Tambahan I Konvensi Jenewa 1949, Statuta Roma, dan prinsip Martens Clause. Data didalam penelitian ini dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab negara dapat diatribusikan sesuai dengan ketentuan aturan dari Articles on Responsibility of States for Internationally Wrongful Acts (ARSIWA), Protokol Tambahan I Konvensi Jenewa 1949, Prinsip Hukum Humaniter Internasional, United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS 1982), dan pendekatan konseptual pada prinsip due diligence terhadap negara, sedangkan tanggung jawab individu dapat diatribusikan dengan doktrin command responsibility yang diatur dalam Statuta Roma. Pembuktian kesalahan atas penggunaan UUV Marichka dilakukan melalui identifikasi pelanggaran untuk membuktikan kesalahan Ukraina yang bisa menimbulkan tanggung jawab negara dan tanggung jawab individu serta integrasi pembuktian kesalahan dengan investigasi forensik digital guna mengaitkan tindakan UUV dengan aktor manusia yang bertanggung jawab, sehingga prinsip akuntabilitas tetap dapat ditegakkan dalam konflik bersenjata modern.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Syofirman Syofyan, S.H., M.H. ; Sri Oktavia, S.H., M.Sc., Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Tanggung Jawab Negara dan Individu, Unmanned Underwater Vehicle, Autonomous Weapon Systems, Konflik Bersenjata, Hukum Humaniter Internasional
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: S1 Hukum Hukum
Date Deposited: 24 Apr 2026 06:57
Last Modified: 24 Apr 2026 06:57
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525853

Actions (login required)

View Item View Item