Pemurnian Minyak Jelantah melalui Adsorpsi menggunakan Lempung Bukit Ace Teraktivasi Asam Oksalat dan Asam Klorida: Uji Pendahuluan Kandungan Free Fatty Acid (FFA) dan Pengukuran Densitas

Darma, Izhati Khasani Darma (2026) Pemurnian Minyak Jelantah melalui Adsorpsi menggunakan Lempung Bukit Ace Teraktivasi Asam Oksalat dan Asam Klorida: Uji Pendahuluan Kandungan Free Fatty Acid (FFA) dan Pengukuran Densitas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (271kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (215kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (257kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (229kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Minyak jelantah mengalami penurunan kualitas akibat proses oksidasi dan hidrolisis selama penggunaan berulang, yang ditandai dengan peningkatan kadar asam lemak bebas (Free Fatty Acid/FFA) serta perubahan sifat fisik dan kimia, sehingga tidak lagi layak digunakan dan memerlukan proses pemurnian untuk memperbaiki kualitas serta meningkatkan nilai guna minyak tersebut. Salah satu metode pemurnian yang dapat digunakan adalah adsorpsi menggunakan lempung alam, namun kinerjanya masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan aktivasi menggunakan asam untuk meningkatkan sifat adsorptif lempung. Perbedaan karakter asam oksalat dan asam klorida diperkirakan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap hasil aktivasi lempung dan kemampuan adsorpsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh asam oksalat dan asam klorida terhadap dalam mengaktivasi Lempung Bukit Ace, menentukan kemampuan Lempung Bukit Ace teraktivasi asam sebagai adsorben pemurnian minyak jelantah berdasarkan efektifitas penyerapan, perubahan kadar FFA dan densitas minyak hasil pemurnian. Lempung diaktivasi menggunakan variasi konsentrasi 0,5 M; 1,0 M; dan 1,5 M, kemudian dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan Fourier Transform Infrared (FTIR). Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi massa adsorben dan waktu kontak. Minyak yang telah dimurnikan ditentukan efisiensi penyerapan pengotornya, kadar FFA serta densitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lempung Bukit Ace didominasi oleh mineral kaolinit dengan rasio mol Si/Al sebesar 1,515, dan aktivasi asam mampu meningkatkan sifat adsorpsi tanpa merusak struktur dasar lempung. Lempung teraktivasi asam klorida menunjukkan lebih baik dalam penyerapan pengotor sehingga memiliki efisiensi penyerapan tertinggi yaitu sebesar 99,25% pada konsentrasi 1,5 M dengan massa adsorben 2,0 g dan waktu kontak 40 menit, sedangkan lempung teraktivasi asam oksalat lebih baik dalam menurunkan kadar FFA minyak yaitu dari 4,04% menjadi 3,17% dan densitas dari minyak juga tetap stabil setelah pemurnian. Dengan demikian, aktivasi menggunakan asam oksalat dan asam klorida terbukti berpengaruh terhadap peningkatan sifat adsorptif Lempung Bukit Ace dalam proses pemurnian minyak jelantah serta kedua asam ini memiliki kemampuan yang beda dalam menurunkan FFA minyak.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Syukri, M.Si; Prof. Dr. Zulhadjri, M.Eng
Uncontrolled Keywords: Minyak jelantah;Lempung;Aktivasi Asam;Adsorpsi;Asam Lemak Bebas
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia
Depositing User: S1 Kimia Kimia
Date Deposited: 24 Apr 2026 04:18
Last Modified: 24 Apr 2026 04:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525807

Actions (login required)

View Item View Item