Fauzi, Muhammad Faiz (2026) Uji Efektivitas Patch Film Sekretom MSC (Mesenchymal Stem Cell) dalam Penyembuhan Luka Melalui Ekspresi Gen MMP-1A. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (400kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (337kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (351kB) |
|
|
Text (05. Tesis Fulltext)
Tesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (27MB) | Request a copy |
Abstract
Luka dapat mengganggu fungsi protektif kulit. Penyembuhan luka merupakan mekanisme kompleks yang melibatkan interaksi dinamis antara sel. MMP-1a berperan dalam degradasi kolagen selama remodeling jaringan. Ekspresi yang berlebihan dapat menghambat penyembuhan luka akibat degradasi matriks ekstraseluler berlebihan. Sekretom MSC mengandung berbagai komponen bioaktif yang mampu merangsang proliferasi sel, angiogenesis, serta regulasi remodeling jaringan. Penelitian ini memanfaatkan sistem penghantaran film berbasis PVA 5% dengan plastisizer propilen glikol 10%. Sekretom diformulasikan dengan metode solvent casting. Peningkatan konsentrasi (0, 2, 5, 10%) sekretom menyebabkan perubahan warna film menjadi lebih kemerahan. Karakterisasi film menunjukkan bahwa ketebalan dan daya lipat tidak berbeda signifikan antar formula, sedangkan nilai pH menurun seiring peningkatan konsentrasi namun masih berada dalam rentang pH kulit yang aman. Tensile dan elongasi mengalami penurunan signifikan pada konsentrasi sekretom tinggi, menunjukkan bahwa penambahan sekretom dapat memengaruhi struktur matriks polimer dan menurunkan kekuatan mekanik film. Hasil uji in-vivo menunjukkan bahwa film yang mengandung sekretom MSC (0, 2, 5, 10%) menunjukkan persentase penyembuhan luka signifikan lebih tinggi dibandingkan kontrol negatif dan basis film tanpa sekretom. Formula dengan sekretom 5% menunjukkan efektivitas penyembuhan luka yang paling optimal. Analisis ekspresi gen MMP-1a menunjukkan bahwa kelompok kontrol negatif memiliki ekspresi MMP-1a tertinggi, sedangkan kelompok yang mendapat perlakuan sekretom menunjukkan penurunan ekspresi gen tersebut. Sekretom 5% menunjukkan penurunan ekspresi MMP-1a yang paling optimal, mengindikasikan kemampuan sekretom dalam memodulasi aktivitas remodeling jaringan secara seimbang. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa film berbasis PVA yang mengandung sekretom MSC pada konsentrasi 5%, efektif mempercepat penyembuhan luka sayat dan menurunkan ekspresi gen MMP-1a. Kata kunci: Sel punca, Sekretom, Patch film, Luka sayat, PCR, ELISA, MMP1
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. apt. Marlina, MS, Ph.D ; Dr. apt. Rini Agustin, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Sel punca; Sekretom; Patch film; Luka sayat; PCR; ELISA; MMP1 |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | S2 Bioteknologi Bioteknologi |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 08:07 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 08:07 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]