Komunitas Predator dan Parasitoid pada Pertanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz) Terserang Kepik Renda (Vatiga Illudens) (Hemiptera: Tingidae) di Kabupaten Lima Puluh Kota

Ryzki, Fadilah (2026) Komunitas Predator dan Parasitoid pada Pertanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz) Terserang Kepik Renda (Vatiga Illudens) (Hemiptera: Tingidae) di Kabupaten Lima Puluh Kota. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover dan abstrak).pdf - Cover Image

Download (126kB)
[img] Text (BAB I)
Text (BAB I Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (159kB)
[img] Text (BAB V)
Text (BAB V Penutup).pdf - Published Version

Download (97kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (184kB)
[img] Text (Full Text)
Text (Skripsi Full Text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kepik renda (Vatiga illudens) merupakan hama penting yang menimbulkan dampak ekonomi signifikan pada tanaman ubi kayu di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kelimpahan predator dan parasitoid pada pertanaman ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) yang terserang kepik renda di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Pengambilan sampel dilakukan di empat kecamatan, yaitu Akabiluru, Guguak, Luak, dan Situjuah Limo Nagari dengan menggunakan teknik hand picking, perangkap jebak (pitfall trap), dan perangkap nampan kuning (yellow pan trap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa predator dan parasitoid yang ditemukan terdiri atas 19 jenis dengan jumlah total 768 individu. Kelompok parasitoid terdiri atas enam jenis dengan jumlah 206 individu, sedangkan kelompok predator terdiri atas 13 jenis dengan jumlah 562 individu. Xorides filiformis (Hymenoptera: Ichneumonidae) merupakan parasitoid dengan jumlah tertinggi, yaitu 82 individu, sedangkan Pachycondyla spp. (Hymenoptera: Formicidae) merupakan predator dengan jumlah tertinggi, yaitu 72 individu. Kelimpahan tertinggi tercatat di Kecamatan Situjuah Limo Nagari sebanyak 249 individu, diikuti Kecamatan Guguak 202 individu, Kecamatan Akabiluru 166 individu, dan terendah di Kecamatan Luak 151 individu. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener berkisar antara 2,77-2,83 yang termasuk kategori sedang, sedangkan indeks kemerataan berkisar antara 0,74-0,82 yang termasuk kategori tinggi. Penelitian ini menunjukkan pentingnya konservasi agroekosistem guna meningkatkan kelimpahan dan jenis musuh alami yang diharapkan dapat berperanan dalam pengendalian hayati hama kepik renda pada pertanaman ubi kayu.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Hasmiandy Hamid, SP. M.Si; Dr. Ir. Arneti, MS
Uncontrolled Keywords: Agroekosistem; kepik renda; musuh alami; ubi kayu
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
S Agriculture > SF Animal culture
Depositing User: S1 Proteksi Tanaman
Date Deposited: 24 Apr 2026 00:23
Last Modified: 24 Apr 2026 00:23
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525293

Actions (login required)

View Item View Item