Dari Tanah ke Pasar: Menelusuri Proses Jaringan Distribusi Pertanian Hortikultura (Studi Etnografi: Petani Hortikultura dan Tauke di Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat)

Syafitri, Anisya (2026) Dari Tanah ke Pasar: Menelusuri Proses Jaringan Distribusi Pertanian Hortikultura (Studi Etnografi: Petani Hortikultura dan Tauke di Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat). S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (519kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (272kB)
[img] Text (BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (201kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (335kB)
[img] Text (TESIS FULLTEXT)
THESIS FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Nama : Anisya Syafitri Program Studi : Magister Antropologi Judul : Dari Tanah ke Pasar: Menelusuri Proses Jaringan Distribusi Hasil Pertanian Hortikultura (Studi Etnografi: Petani Hortikultura dan Tauke di Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat) Distribusi hasil pertanian hortikultura di pedesaan seringkali dipahami semata-mata sebagai mekanisme ekonomi pasar, padahal dalam praktiknya proses tersebut berlangsung dalam jaringan sosial yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relasi sosial antara petani hortikultura dan tauke serta mekanisme jaringan distribusi hasil pertanian di Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam. Distribusi hortikultura tidak hanya dipahami sebagai proses ekonomi semata, tetapi sebagai praktik sosial yang tertanam dalam jaringan kepercayaan, norma moral, dan struktur ketergantungan antara aktor-aktor yang terlibat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 19 orang yang terdiri dari petani, tauke, serta beberapa aktor pendukung seperti sopir angkut, kuli angkut, tukang timbang, ketua kelompok tani dan tokoh masyarakat. Pemilihan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling untuk menentukan informan kunci, kemudian dikembangkan dengan snowball sampling guna menjangkau jaringan sosial distribusi yang lebih luas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menekankan pada pemaknaan praktik sosial distribusi dari sudut pandang pelaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa jaringan distribusi hortikultura di Nagari Sungai Pua terbentuk melalui tiga jalur utama, yaitu: (1) jalur penjemputan langsung oleh tauke ke lahan atau rumah petani, (2) jalur penjualan melalui tauke di pasar, dan (3) jalur penjualan langsung ke pasar lokal. Dalam jaringan ini, tauke berperan sebagai aktor penghubung yang memiliki akses terhadap pasar, transportasi, dan informasi harga, sementara petani berada pada posisi yang bergantung namun tidak sepenuhnya pasif. Relasi antara petani dan tauke dibangun atas dasar kepercayaan, kedekatan sosial, serta pertimbangan keamanan subsistensi, terutama dalam menghadapi risiko ekologis dan fluktuasi harga pasar.Melalui perspektif moral ekonomi, embeddedness jaringan sosial, dan relasi patron-klien, penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan distribusi petani lebih didorong oleh upaya menjaga stabilitas penghidupan daripada mengejar keuntungan maksimal. Dengan demikian, distribusi hortikultura di Nagari Sungai Pua merupakan praktik sosial-ekonomi yang kompleks, yang mana logika pasar, nilai moral, dan relasi sosial saling terhubung dalam menopang keberlanjutan hidup petani. Kata kunci: petani hortikultura; tauke; jaringan distribusi; relasi sosial; etnografi

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. rer soz Nursyirwan Effendi; Dr. Sri Setiawati, MA
Uncontrolled Keywords: petani hortikultura; tauke; jaringan distribusi; relasi sosial; etnografi
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S2 Antropologi
Depositing User: S2 Antropologi Antropologi
Date Deposited: 24 Apr 2026 02:16
Last Modified: 24 Apr 2026 02:16
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525281

Actions (login required)

View Item View Item