Mulyana, Amanda Nurra (2026) Implementasi Kerangka Kerja Sendai terhadap Inklusi Penyandang Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (289kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (492kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Download (369kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (318kB) |
|
|
Text (Full Text)
Skripsi Full Text_Amanda Nurra Mulyana.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kerangka Kerja Sendai mendorong perlindungan dan inklusi penyandang disabilitas dalam pelaksanaan penanggulangan bencana yang inklusif. Indonesia sebagai negara dengan tingkat frekuensi dan kerentanan bencana yang tinggi, telah mengadopsi Kerangka Kerja Sendai ke dalam berbagai kebijakan nasional, baik dalam bentuk peraturan perundang-undangan maupun dokumen perencanaan pembangunan dan kebencanaan. Adopsi tersebut mencerminkan komitmen negara terhadap pengurangan risiko bencana yang berorientasi pada pendekatan people-centered dan inklusif, termasuk perlindungan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Kerangka Kerja Sendai (Sendai Framework for Disaster Risk Reduction) diimplementasikan dalam penanggulangan bencana yang inklusif di Indonesia, khususnya bagi penyandang disabilitas pada periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang mana analisis dilakukan dengan menggunakan konsep rezim internasional oleh Stephen D. Krasner serta teori domestic implementation of international regimes oleh Gianluca Ferraro untuk memahami proses implementasi kerangka internasional ke dalam kebijakan dan praktik nasional. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi dokumentasi kebijakan, serta analisis terhadap dokumen nasional dan internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prinsip inklusi penyandang disabilitas dalam Kerangka Kerja Sendai telah terintegrasi dalam Rencana Induk Penanggulangan Bencana 2020-2044 sebagai pedoman penanggulangan bencana Indonesia, implementasinya masih bersifat normatif dan belum terlaksana secara sistematis. Kesenjangan implementasi tercermin dari bagaimana Kerangka Kerja Sendai masih bersifat normatif, masih terbatasnya ketersediaan serta akses terhadap data terpilah disabilitas, meskipun DTSEN telah dikembangkan sebagai pusat data nasional, lemahnya regulasi turunan, keterbatasan kapasitas kelembagaan, rendahnya aksesibilitas layanan kebencanaan, serta terbatasnya pelibatan penyandang disabilitas dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan penanggulangan bencana di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Anita Afriani Sinulingga, S.IP, M.Si; Diah Anggraini Austin, S.IP, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Kerangka Kerja Sendai, Inklusi, Penanggulangan Bencana, Penyandang Disabilitas, Indonesia |
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | S1 Hubungan Internasional |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 10:36 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 10:36 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525144 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric