AZZAHRA, MAHIRA HUDZAIFA (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL MELALUI PENYEDIAAN RUMAH REHABILITASI DI SUMATERA BARAT. S1 thesis, UNIVERSITAS ANDALAS PADANG.
|
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (10MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (515kB) |
|
|
Text (BAB AKHIR)
BAB AKHIR.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (379kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (15MB) |
Abstract
Kekerasan seksual terhadap anak merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia yang menimbulkan dampai fisik, psikologis, dan sosial jangka panjang bagi korban. Negara memiliki kewajiban hukum untuk memberikan perlindungan khusus kepada anak korban kekerasan seksual, salah satunya melalui penyediaan layanan rehabilitasi yang komprehensif. Namun, tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak di Provinsi Sumatera Barat belum diimbangi dengan ketersediaan rumah rehabilitasi yang memadai. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Pertama, bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap anak yang menjasi korban tindak pidana kekerasan seksual di Provinsi Sumatera Barat? Kedua, Apa kendala dalam penyediaan rumah rehabilitasi sebagai bentuk perlindungan hukum untuk anak korban kekerasan seksual di Sumatera Barat? Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan sifat penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dengan didukung oleh sekunder dengan sumber data yakni studi lapangan dan studi kepustakaan. Data diperoleh melalui wawancara dengan Unit Pelaksana Unit Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Sumatera Barat, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Limpapeh Rumah Nan Gadang, serta WCC Nurani Perempuan, dan turut dilakukan melalui studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual di Sumatera Barat telah dilaksanakan melalui mekanisme pencegahan, pengaduan, penerapan Informed consent, pendampingan terhadap anak korban kekerasan seksual, rehabilitasi dan integrasi sosial. Namun, pelaksanaan perlindungan tersebut belum optimal, khususnya dalam aspek pemulihan jangka panjang. Selanjutnya, kendala dalam penyediaan rumah rehabilitasi meliputi keterbatasan fasilitasi mandiri, keterbatasan anggaran dan prioritas kebijakan, kurangnya sumber daya manusia, serta kapasitas lembaga non pemerintahan yang kurang memadai.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Efren Nova, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Perlindungan hukum, anak korban, kekerasan seksual, rumah rehabilitasi |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 07:46 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 07:46 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525131 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric