Uzhelia, Verrol Muhammad (2026) Studi Laju Erosi dan Sedimentasi di DAS Batang Arau Menggunakan Metode Soil and Water Assessment Tool (SWAT). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (244kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (185kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
DAS Batang Arau memiliki luas sebesar 175,92 km2 yang telah mengalami perubahan tata guna lahan pada bagian hulu. Berdasarkan Badan Geografis Indonesia (BIG), luas tutupan lahan di daerah sekitar batang arau untuk luas hutan tahun 2012 sebesar 6.400 ha sedangkan pada tahun 2024 sebesar 5.420 ha dan luas permukiman dan lahan terbangun tahun 2012 sebesar 1.490 ha sedangkan pada tahun 2024 sebesar 2.320 ha. Lahan yang sebelumnya dijadikan tempat penyerapan air dan sekarang telah menjadi pemukiman dan komersial. Sehingga, terjadinya peningkatan laju air permukaan yang menyebabkan DAS Batang Arau rentan terjadi erosi dan sedimentasi. Erosi yang terjadi pada batang arau menyebabkan bertambah lebarnya badan sungai pada daerah-daerah tertentu, sedangkan sedimentasi menyebabkan pendangkalan pada bagian badan sungai sampai muara. Penelitian yang sudah dilakukan tentang perhitungan laju erosi permukaan yang terjadi di DAS Batang Arau menggunakan metode MUSLE. Untuk data yang digunakan yaitu peta tutupan lahan tahun 2010 dan data curah hujan tahun 2010-2019, didapatkan hasil laju erosi tertinggi pada tahun 2017 sebesar 119,54 ton/ha/tahun dan yang terendah pada tahun 2011 sebesar 35,98 ton/ha/tahun. Belum adanya kajian kuantitatif dan spasial yang meprediksi distribusi erosi dan sedimentasi yang di DAS Batang Arau secara menyeluruh menggunakan model hidrologi berbasis data. Sehingga, pada penelitian ini menggunakan model hidrologi yaitu SWAT (Soil and Water Assessment Tool), dengan tujuan menentukan besarnya laju erosi dan sedimentasi yang ada di DAS Batang Arau menggunakan metode SWAT dan memetakan wilayah berdasarkan kelas erosi. Penelitian ini menggunakan data curah hujan tahun 2014-2023, peta tutupan lahan 2017, 2020 dan 2023, peta tanah dan data topografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju erosi yang terjadi pada DAS Batang Arau pada tahun 2017 sebesar 212,05 ton/ha/tahun, tahun 2020 sebesar 362,74 ton/ha/tahun, dan tahun 2023 sebesar 445,74 ton/ha/tahun dan sedimentasi pada tahun 2017 32,73 ton/ha/tahun, tahun 2020 sebesar 70,59 ton/ha/tahun dan tahun 2023 sebesar 122.20 ton/ha/tahun. Dimana untuk klasifikasi Tingkat Bahaya Erosi (TBE) pada tahun 2017,2020, dan 2023 DAS Batang Arau berada pada kategori bahaya erosi sangat ringan hingga sedang, terjadi pada daerah dengan kemiringan lereng curam dan penggunaan lahan yang. Faktor utama yang membuat nilai erosi besar adalah intensitas hujan yang tinggi, kondisi lereng yan curam (faktor LS), serta penutup lahan yang tidak optimal (faktor C) sehingga memperbesar limpasan permukaan. Penelitian ini menegaskan penerapan strategi konversi tanah dan pengelolaan DAS secara terpadu untuk mengurangi laju erosi dan mempertahankan fungsi hidrologi DAS berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Eng. Junaidi, S.T., M.Eng. |
| Uncontrolled Keywords: | DAS Batang Arau, Erosi, Sedimentasi, Model Hidrologi, SWAT |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | S1 Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 10:18 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 10:18 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525105 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]