Mardiah, Annisaa Desriani (2026) Studi Eksperimental Kinerja Dinding Geser Pelat Baja Perforasi dengan Variasi Diameter Lubang Akibat Beban Siklik. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (316kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (284kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (222kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04 . Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (276kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia terletak di antara tiga lempeng besar yaitu lempeng eurasia, lempeng pasifik, lempeng Australia dan dipicu dengan banyaknya pegunungan menyebabkan indonesia menjadi negara dengan resiko bencana gempa bumi yang tinggi. Baja adalah salah satu material tahan gempa yang sangat bagus karena mengandalkan pada sifat daktilitas dan kekuatannya yang tinggi sehingga dapat menahan gaya lateral dari gempa. Dinding geser pelat baja (SPSW) adalah elemen struktur pendukung lateral yang terdiri dari pelat, balok dan kolom yang bersifat keras dan menyerap energi. SPSW sangat baik dalam menerima beban lateral dengan mengandalkan kekakuan, daktilitas yang cukup tinggi serta dapat menyerap energi yang cukup besar. Dinding Geser Pelat Baja direncanakan menggunakan konfigurasi perforasi, yaitu dengan diberi lubang pada pelat baja dinding geser untuk mengurangi kapasitasnya. Studi eksperimental pada pelat baja dinding geser ini bertujuan menganalisa pengaruh kinerja pelat pada dinding geser pelat baja yang memiliki diameter forasi lingkaran yang berbeda beda. Penelitian pada tugas akhir ini menggunakan metode pengujian eksperimental, dengan pelat baja diberi pembebanan secara siklik atau pemberian beban bolak-balik. Dengan rasio luas perforasi dijaga konstan sekitar 40% pembebanan dilakukan secara bertahap hingga mencapai batas di drift ratio 10%. Hasil dari pengujian menghasilkan bahwa presentasi perforasi yang sama tidak menghasilkan kinerja yang sama, banyak factor yang dapat mempengaruhi salah satunya diameter lubang yang memberikan dampak yang cukup signifikan tehadap kapasitas beban dan kekakuan struktur. Perbedaan perletakan lubang pada plat juga memberikan perbedaan yang cukup besar terhadap kapasitas dan kekakuan struktur Pada pelat baja P2T.47.188 dengan diameter terkecil diantara benda uji lainnya dapat menerima beban yang paling besar hingga 99 kN dan pada benda uji P2T.66.94 dengan perforasi sebesar 39,70% yang terletak lebih jauh dari benda uji lainnya yaitu sebesar 74 mm searah dengan beban siklik diberikan dari tepi plat benda uji mengalami keruntuhan lebih besar dari benda uji lainnya. Disimpulkan bahwa ukuran dan tata letak susunan lubang memegang peranan yang jauh lebih dominan dibandingkan sekadar persentase total pengurangan luas penampang dalam mengontrol kinerja SPSW.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Sabril Haris HG, S.T., M.T., Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Dinding geser pelat baja (SPSW); Siklik; Perforasi; Kekakuan Struktur; Kapasitas Beban |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | S1 Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 10:10 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 10:10 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525032 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]