Eksplorasi dan Karakterisasi Tanaman Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Secara Morfologi dan Molekuler di Kabupaten Lima Puluh Kota

Putra, Jerry Aldani (2026) Eksplorasi dan Karakterisasi Tanaman Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Secara Morfologi dan Molekuler di Kabupaten Lima Puluh Kota. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (439kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (331kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (308kB)
[img] Text (04 Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (349kB)
[img] Text (05. Thesis Fulltext)
05. Thesis Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salah satu sentra produksi tembakau di Sumatera Barat yang kaya akan plasma nutfah lokal, namun potensi genetiknya belum terdokumentasi secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, mendeskripsikan variasi morfologi, mengidentifikasi variasi genetik, serta menganalisis hubungan kekerabatan tembakau lokal di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian dilaksanakan pada Agustus–Desember 2025 melalui metode survei eksploratif dan pengambilan sampel secara purposive sampling. Sebanyak sebelas aksesi dikoleksi dari tujuh kecamatan sentra produksi. Karakterisasi morfologi dilakukan berdasarkan panduan Monograf Tembakau Virginia (Balittas, 1998) yang meliputi karakter kualitatif dan kuantitatif. Karakterisasi molekuler dilakukan menggunakan marka Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) dengan sepuluh primer OPA. Hubungan kekerabatan dianalisis menggunakan metode klaster UPGMA melalui perangkat lunak NTSYS-pc versi 2.10. Hasil eksplorasi mengidentifikasi empat kultivar utama: Jawa, Rudau Gadang, Rudau Teleng, dan Rudau Sendok. Karakter morfologi kualitatif menunjukkan keseragaman yang tinggi (koefisien kemiripan 0,54–1,00), sedangkan karakter kuantitatif menunjukkan variasi signifikan pada tinggi tanaman, diameter batang, dan ukuran daun (koefisien kemiripan 0,40–0,69). Analisis molekuler RAPD menghasilkan persentase pita polimorfik antara 25% hingga 90%, mengindikasikan keragaman genetik yang luas di tingkat DNA. Dendrogram molekuler dengan koefisien kemiripan 0,53–1,00 mampu mengelompokkan aksesi secara lebih spesifik dibandingkan morfologi. Aksesi Rudau Sendok teridentifikasi memiliki jarak genetik paling jauh, sedangkan kultivar Jawa, Rudau Gadang, dan Rudau Teleng memiliki hubungan kekerabatan yang relatif dekat. Temuan ini penting sebagai database plasma nutfah dalam mendukung program pemuliaan tanaman tembakau di masa depan.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. Yusniwati, S.P., M.P. ; Dr. Ir. Etti Swast, MS.
Uncontrolled Keywords: Hubungan Kekerabatan, Karakterisasi, Morfologi, RAPD, Tembakau
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S2 Agronomi
Depositing User: S2 Agronomi Agronomi
Date Deposited: 23 Apr 2026 02:58
Last Modified: 23 Apr 2026 02:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524970

Actions (login required)

View Item View Item