Annisa Nurul, Azmi (2026) ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 813 K/Pid/2023 DALAM PENJATUHAN PIDANA PENJARASEUMUR HIDUP TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA OLEH FERDY SAMBO. S1 thesis, Universitas Andalasa.
|
Text (Coover da Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (72kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version Download (240kB) |
|
|
Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version Download (51kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (177kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Tindak pidana pembunuhan berencana merupakan salah satu kejahatan paling serius dalam hukum pidana Indonesia karena mengandung unsur kesengajaan yang disertai dengan perencanaan matang (voorbedachten rade), yang diatur dalam Pasal 340 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo terhadap Brigadir J menjadi perhatian publik karena melibatkan aparat penegak hukum serta berujung pada perubahan jenis pidana pada tingkat kasasi. Mahkamah Agung melalui Putusan Nomor 813 K/Pid/2023 menjatuhkan pidana penjara seumur hidup kepada Terdakwa, setelah sebelumnya dijatuhi pidana mati oleh Pengadilan Negeri dan dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi. Perbedaan putusan tersebut menimbulkan perdebatan mengenai pertimbangan hukum hakim serta dampaknya terhadap asas keadilan dan persamaan di hadapan hukum. Penulisan ini berangkat dari masalah bagaimana dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung dalam menjatuhkan pidana penjara seumur hidup terhadap Ferdy Sambo serta mengkaji dampak putusan tersebut terhadap sistem peradilan pidana di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan Perundang-Undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung dalam putusannya mempertimbangkan berbagai aspek, baik yuridis maupun nonyuridis, termasuk latar belakang Terdakwa, peran Terdakwa dalam institusi kepolisian, serta kondisi tertentu yang dianggap sebagai hal meringankan. Namun demikian, pertimbangan tersebut menimbulkan problematika dalam perspektif keadilan substantif, karena berpotensi mencederai asas equality before the law dan melemahkan efek jera dalam penegakan hukum pidana. Selain itu, putusan tersebut berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan serta berpotensi menjadi preseden dalam penanganan perkara pidana berat yang melibatkan pejabat publik. Oleh karena itu, diperlukan konsistensi dan kehati-hatian hakim dalam menjatuhkan putusan agar tujuan pemidanaan, keadilan, dan kepastian hukum dapat tercapai secara seimban Kata Kunci: Pembunuhan Berencana, Pertimbangan Hakim, Pidana Seumur Hidup, Mahkamah Agung, Ferdy Sambo.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Elwi Danil, S.H.,M.H. Iwan Kurniawan, S.H.,M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Pembunuhan Berencana, Pertimbangan Hakim, Pidana Seumur Hidup, Mahkamah Agung, Ferdy Sambo. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 02:56 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 02:56 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524969 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]