Asuhan Keperawatan Dengan Gangguan Kebutuhan Rasa Nyaman Dan Penerapan Pernafasan Diagfragma Pada Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di Ruang Bedah Wanita RSUP Dr M. Djamil Padang

Rahayu, Dwi (2026) Asuhan Keperawatan Dengan Gangguan Kebutuhan Rasa Nyaman Dan Penerapan Pernafasan Diagfragma Pada Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di Ruang Bedah Wanita RSUP Dr M. Djamil Padang. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak (ayu).pdf - Published Version

Download (271kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I (Ayu).pdf - Published Version

Download (287kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V (ayu).pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka (ayu).pdf - Published Version

Download (223kB)
[img] Text (Profesi Fulltext)
05. Profesi Fulltext (ayu).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kemoterapi merupakan penatalaksanaan utama pada kanker payudara, namun prosedur ini sering menimbulkan efek samping, terutama mual dan muntah, yang dialami hampir seluruh pasien. Meskipun berbagai obat antiemetik telah digunakan, pengendalian mual dan muntah belum sepenuhnya optimal sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis, salah satunya pernafasan diagfragma. Penelitian ini bertujuan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien kanker payudara melalui penerapan pernafasan diagfragma untuk mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi di Ruang Rawat Bedah Wanita RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu pasien yang mengalami mual dan muntah pasca kemoterapi. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi nausea, nyeri kronis, dan gangguan pola tidur. Intervensi keperawatan yang diberikan yaitu manajemen muntah, manajemen nyeri, dan dukungan tidur. Tingkat nausea diukur menggunakan Rhodex Index Nausea Vomiting (RINVR), kemudian dilanjutkan pemberian pernafasan diagfragma dua kali sehari dengan waktu 5 menit yang dilakukan selama enam hari. Hasil menunjukkan penurunan frekuensi mual dan muntah, peningkatan nafsu makan, serta penurunan skor mual muntah dari 16 menjadi 1 setelah intervensi. Pemberian pernafasan diagfragma dapat digunakan sebagai salah satu alternative terapi komplementer untuk mendukung penurunan mual dan muntah akibat kemoterapi.

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Prof. Nelwati, S.Kp., M.N., Ph.D ; Ns. Mutia Farlina, M.Kep., Sp. An
Uncontrolled Keywords: Gangguan rasa nyaman; kanker payudara; kemoterapi; mual muntah; pernapasan diafragma;
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 23 Apr 2026 01:03
Last Modified: 23 Apr 2026 01:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524962

Actions (login required)

View Item View Item