Fachira, T. Niken (2025) Inovasi Kebijakan Dalam Meningkatkan Produksi Daging Sapi di Kabupaten Serdang Bedagai. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (209kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (181kB) |
|
|
Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (110kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (207kB) |
|
|
Text (05. Thesis Fulltext)
05. Thesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji inovasi “Si Akang Gembul” (Sapi Ternak di Kandang Gemuk Berkumpul) di Kabupaten Serdang Bedagai, pemenang CNN Awards 2024, yang bertujuan mengatasi defisit daging sapi melalui kolaborasi lintas sektor. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini menganalisis proses inovasi, pola interaksi aktor, serta dampaknya terhadap produksi daging dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses inovasi kebijakan terkait peningkatan produksi daging sapi di Kabupaten Serdang Bedagai; menjelaskan keterlibatan aktor dan pola interaksi mereka dalam melaksanakan kebijakan tersebut, dan; mengkaji dampak inovasi kebijakan “Si Akang Gembul” ini terhadap peningkatan produksi daging sapi dan partisipasi masyarakat di Serdang Bedagai. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder, dengan wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah data etik dan emik. Penelitian ini juga menggunakan triangulasi pakar dan sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Si Akang Gembul” merupakan inovasi kebijakan inkremental yang didorong oleh peran Bupati sebagai policy entrepreneur. Terobosan utamanya terletak pada model kemitraan Public-Private-People Partnership (P4) melalui skema finansial “titip ternak”. Namun, ditemukan paradoks dalam implementasinya. Difusi inovasi bersifat eksklusif dan terisolasi, sehingga menciptakan kesenjangan komunikasi bagi peternak mandiri di luar kelompok binaan. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun berhasil dalam mobilisasi modal dan kolaborasi aset, “Si Akang Gembul” masih bersifat kebijakan simbolik. Tantangan ke depan adalah memperkuat pelembagaan hukum dan transformasi sistemik agar manfaat inovasi dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan peternak. Kata Kunci: Si Akang Gembul, Inovasi Kebijakan, Difusi, Collaborative Governance, dan Public-Private-People Partnership (P4).
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Asrinaldi, S.Sos, M.Si; Dr. Zulfadli, S.Hi, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Si Akang Gembul; Inovasi Kebijakan; Difusi; Collaborative Governance; Public-Private-People Partnership (P4). |
| Subjects: | J Political Science > J General legislative and executive papers J Political Science > JC Political theory J Political Science > JS Local government Municipal government S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S2 Ilmu Politik |
| Depositing User: | S2 Ilmu Politik |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 01:16 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 01:16 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric