Rukma, Tyas Amba (2026) Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) pada Proyek Gedung X di Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (227kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (210kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (236kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Industri konstruksi merupakan sektor strategis yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, khususnya pada proyek bangunan gedung yang melibatkan kompleksitas pekerjaan, penggunaan peralatan berat, serta tenaga kerja dalam jumlah besar. Kondisi ini menuntut penerapan sistem keselamatan yang terstruktur dan terintegrasi guna meminimalkan potensi kecelakaan kerja serta menjamin kelancaran pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) pada Proyek Gedung X di Kota Padang berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021, mengevaluasi tingkat kesesuaiannya terhadap ketentuan yang berlaku, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif evaluatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen berupa Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) dan Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK), observasi lapangan menggunakan checklist berbasis lima elemen SMKK, serta wawancara semi terstruktur kepada pihak-pihak yang terlibat dalam proyek. Analisis kuantitatif digunakan untuk menghitung tingkat kesesuaian penerapan SMKK, sedangkan analisis kualitatif digunakan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara administratif dokumen SMKK telah disusun sesuai dengan pedoman yang berlaku, namun implementasi di lapangan masih berada pada kategori kurang optimal dengan tingkat pemenuhan elemen yang relatif rendah. Ketidaksesuaian utama ditemukan pada aspek evaluasi kinerja keselamatan, dokumentasi, serta konsistensi pelaporan. Faktor pendukung utama meliputi komitmen manajemen proyek, pengawasan yang rutin, serta ketersediaan fasilitas keselamatan, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kedisiplinan pekerja dalam penggunaan alat pelindung diri serta kurangnya pemahaman terhadap prosedur keselamatan. Penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kelengkapan administratif dan penerapan aktual di lapangan, sehingga keberhasilan implementasi sistem keselamatan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan dokumen, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaan, pengawasan, dan budaya keselamatan kerja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan rekomendasi dalam meningkatkan efektivitas pengendalian risiko kerja pada proyek konstruksi gedung.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Benny Hidayat, S.T., M.T., Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Kepatuhan Regulasi; Budaya Kerja; Evaluasi Kinerja; Pengendalian Risiko; Audit Internal. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | S1 Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 01:42 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 03:05 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524709 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]