Nisfer, Muhammad Alfaridzi (2026) NORMALISASI CYBERBULLYING DALAM FITUR CHAT GAME ONLINE (Studi Fenomenologi pada Pemain Mobile Legends). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (330kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (343kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (261kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (296kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Fenomena penggunaan kata-kata bernada negatif dalam fitur chat Mobile Legends telah mencapai titik yang mengkhawatirkan. Fitur chat di Mobile Legends yang seharusnya untuk koordinasi strategi, faktanya justru dipenuhi ujaran negatif seperti “tolol”, “beban tim”, “dasar yatim” dan lain sebagainya. Menariknya, para pemain tidak lagi menganggap ini sebagai masalah serius, melainkan sebagai bagian dari dinamika game online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann untuk memahami proses pembentukan normalisasi cyberbullying menjadi realitas sosial dalam permainan, serta menggali pemaknaan pemain terhadap tindakan komunikasi negatif dalam fitur chat. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan yang aktif dalam komunitas Discord dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying terbentuk melalui tiga tahap berulang, yaitu luapan emosi pemain ke dalam fitur chat, pembentukan pola komunikasi negatif yang dianggap lumrah, dan penyerapan realitas tersebut ke dalam kesadaran pemain. Para pemain membangun batas toleransi subjektif yang membedakan ujaran terkait performa permainan dan serangan personal. Sebagian pemain memaknai cyberbullying sebagai dinamika permainan, sementara lainnya memaknainya sebagai gangguan. Perbedaan ini melahirkan tiga pola respon, yaitu tetap fokus bermain, menghindari konflik, dan melaporkan pelaku melalui sistem permainan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ernita Arif, M.Si; Rinaldi, M.I.Kom |
| Uncontrolled Keywords: | Cyberbullying; Fenomenologi; Fitur Chat; Game Online; Mobile Legends; Realitas Sosial |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HM Sociology H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | S1 Ilmu Komunikasi |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 01:12 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 01:12 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524702 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric