Roza, Yunia (2026) Hubungan Kualitas Tidur dan Beban Kerja Mental terhadap Kelelahan Pengemudi Travel (Studi Kasus: Erte Tour and Travel, Jasa Mulya, dan Travel Asri Karya Wisata). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (394kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (716kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (352kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04 . Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (435kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Travel merupakan salah satu moda transportasi umum yang banyak digunakan masyarakat di Sumatera Barat. Meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas menunjukkan perlunya perhatian terhadap faktor keselamatan kerja pengemudi, khususnya kelelahan. Kelelahan pengemudi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya beban kerja mental dan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja mental, kualitas tidur, dan kelelahan pengemudi travel, serta menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan beban kerja mental terhadap kelelahan pengemudi travel. Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap 50 pengemudi travel. Instrumen yang digunakan meliputi NASA-TLX, PSQI, dan IFRC. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman melalui perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% responden memiliki beban kerja mental pada kategori tinggi sekali, 82% responden memiliki kualitas tidur buruk, dan 72% responden mengalami kelelahan ringan. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan tingkat kelelahan pengemudi travel dengan nilai koefisien korelasi r = 0,556, sedangkan untuk beban kerja mental dan tingkat kelelahan pengemudi travel tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,200 dan nilai signifikansi p = 0,163. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas tidur merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kelelahan. Oleh karena itu, upaya penanggulangan kelelahan perlu difokuskan pada pengaturan jadwal kerja pengemudi secara terstruktur, pengaturan waktu istirahat yang jelas dan terencana, serta pemantauan dan evaluasi kondisi kelelahan pengemudi secara berkala.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Eng Desto Jumeno, S.T., M.T. |
| Uncontrolled Keywords: | Beban Kerja Mental; Kelelahan; Kualitas Tidur; NASA-TLX; Pengemudi |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 02:54 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 02:54 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524647 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]