PENGARUH EKSTRAK MORINGA OLEIFERA SEBAGAI SUMBER SAPONIN TERHADAP KECERNAAN ZAT MAKANAN, PRODUKSI GAS METAN, DAN KARAKTERISTIK CAIRAN RUMEN SECARA IN-VITRO

Dinova, Dessofia (2026) PENGARUH EKSTRAK MORINGA OLEIFERA SEBAGAI SUMBER SAPONIN TERHADAP KECERNAAN ZAT MAKANAN, PRODUKSI GAS METAN, DAN KARAKTERISTIK CAIRAN RUMEN SECARA IN-VITRO. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01 cover dan abstrak.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (209kB) | Request a copy
[img] Text (Bab I)
2. Bab I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (250kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 5)
3 Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (274kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
04_Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (298kB) | Request a copy
[img] Text (Thesis Full Dessofia Dinova)
05 Thesis Fultext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh saponin dari moringa oleifera terhadap kecernaan zat makanan, populasi protozoa rumen, produksi gas metan dan karakteristik cairan rumen secara in vitro dan untuk mengetahui dosis terbaik saponin dari ekstrak daun moringa oliefera dalam menurukan gas metan dan meningkatkan kecernaan zat makanan dan produk fermentasi rumen secara in-vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli s/d Desember 2025 di Laboratorium Nutrisi Ruminansia, Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan RAL yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah dosis ekstrak dari daun kelor (moringa oleifera) yang terdiri dari P1 (kontrol), P2 (0,3%), P3 (0,6%), dan P4 (0,9%).Variabel yang diamati meliputi KcBK, KcBO, KcPK, KcADF, KcNDF, KcSelulosa, KcHemiselulosa, produksi gas total, produksi gas metan, populasi protozoa, pH, NH3, dan VFA. Data penelitian dianalisis dengan analisis sidik ragam dan dilakukan uji lanjut DMRT apabila ditemukan perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian saponin dari ekstrak moringa oleifera secara signifikan (P<0,05) meningkatkan kecernaan zat makanan (KcBK, KcBO, dan KcPK), fraksi serat dan nilai VFA rumen sacara in-vitro. Pemberian saponin dari ekstrak moringa oleifera secara signifikan (P<0,05) menurunkan produksi NH3, gas metan, gas total dan populasi protozoa rumen. Nilai KcBK berkisar (58,56-61,85%), KcBO (62,20-64,66%), KcPK (59,60-63,21%), KcSelulosa (62,57-65,27%), KcHemiselulosa (65,29-66,05%) dan nilai VFA (116,75-126,50 mM). Pemberian saponin dari ekstrak moringa oleifera menurunkan gas gas metan (48,00-40,75 ml/g BK), dan populasi protozoa (1,30-1,02 x 105 sel/ml). Kesimpulan penelitian ini pemberian saponin dari ekstrak moringa oleifera dapat meningkatkan kecernaan, karakteristik cairan rumen, dan menurunkan produksi gas serta populasi protozoa, menurunkan produksi gas metan (CH4) rumen sebesar 15,10% secara in-vitro, saponin dari ekstrak moringa oleifera dapat diberikan hingga dosis 0,6%.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Fauzia Agustin, MS; Prof. Dr. Ir. Mardiati Zain, MS.
Uncontrolled Keywords: In-Vitro; Moringa oleifera; Rumen; Sapopin.
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S2 Ilmu Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 22 Apr 2026 09:28
Last Modified: 22 Apr 2026 09:28
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524540

Actions (login required)

View Item View Item