Harahap, Vivi Luthfiah (2026) Keanekaragaman Serangga Herbivora Pada Beberapa Genotipe Tanaman Okra (Abelmoschus Esculentus L. Moench) Di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER & ABSTRAK .pdf - Published Version Download (145kB) |
|
|
Text (BAB I. Pendahuluan)
BAB I..pdf - Published Version Download (127kB) |
|
|
Text (BAB V. Kesimpulan dan Saran)
BAB V..pdf - Published Version Download (86kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA..pdf - Published Version Download (158kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Vivi Luthfiah Harahap Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tanaman okra (Abelmoschus esculentus L. Moench) merupakan komoditas hortikultura yang berpotensi untuk dikembangkan, namun produktivitasnya sering mengalami penurunan akibat serangan serangga herbivora. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keanekaragaman jenis serangga herbivora pada beberapa genotipe tanaman okra di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 perlakuan (genotipe F1 Silverqueen, F1 Giong Dau Bap V5, F1 Greennie, F1 Dau Bap V2, F2 Lucky 1, F2 Lucky 2, F2 Bendi 7 Segi, dan F2 Dark Green) dengan 3 kelompok. Pengambilan sampel serangga dilakukan dengan menggunakan teknik beating tray dan hand picking. Variabel yang diamati meliputi jenis serangga dan kelimpahan individu. Data yang diperoleh dianalisis ragam untuk jumlah individu, jumlah jenis, kepadatan populasi. Selain itu juga dilakukan analisis untuk mendapatkan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks kemerataan (E), dan indeks kesamaan spesies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 92 individu serangga herbivora yang tergolong ke dalam 3 ordo, yaitu Hemiptera, Orthoptera, dan Coleoptera, yang terdiri atas 8 famili dan 8 spesies, Ordo Hemiptera sebagai ordo yang paling dominan dan spesies yang paling banyak ditemukan adalah Dysdercus cingulatus. Genotipe F1 Silverqueen memperlihatkan rata-rata jumlah individu, jumlah jenis, dan kepadatan populasi serangga herbivora terbesar dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Nilai indeks keanekaragaman (H’) menunjukkan kategori rendah dan sedang. Nilai indeks keanekaragaman genotipe F2 Bendi 7 Segi termasuk kategori rendah, sedangkan genotipe lainnya termasuk kategori sedang. Nilai indeks kemerataan (E) berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan genotipe F1 Giong Dau Bap V5 tergolong sedang dan genotipe lainnya tergolong tinggi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Hasmiandy Hamid, SP. M.Si; Prof. Dr. Ir. Reflinaldon, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Dysdercus cingulatus; F1 Silverqueen; hemiptera; jenis; morfologi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Depositing User: | S1 Proteksi Tanaman |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 00:20 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 00:20 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric