Hubungan Sumber Air Minum, Sanitasi, dan Kondisi Sosio Geografi dengan Kejadian Diare Pada Masyarakat di Kecamatan Batam Kota Tahun 2026

Putri, Ananda Rada (2026) Hubungan Sumber Air Minum, Sanitasi, dan Kondisi Sosio Geografi dengan Kejadian Diare Pada Masyarakat di Kecamatan Batam Kota Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01.COVER ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text
BAB 1.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text
BAB 6.pdf - Published Version

Download (195kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (183kB)
[img] Text (Skrpsi Fulltext)
05. Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Diare menduduki peringkat ke 7 pada 10 penyakit terbanyak di Kota Batam dengan Kecamatan Batam Kota sebagai wilayah dengan kasus tertinggi yaitu sebanyak 2.210 kasus pada tahun 2024. Sebesar 75% penularan diare disebabkan oleh penggunaan sumber air minum, sanitasi, dan kondisi lingkungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sumber air minum, sanitasi, dan kondisi sosio geografis dengan kejadian diare pada masyarakat di Kecamatan Kota Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan case-control dengan populasi sebanyak 72.766 KK di Kecamatan Batam Kota. Waktu penelitian yaitu dimulai dari Bulan November 2025-Januari 2026. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 53 KK pada kelompok kasus dan 53 KK pada kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket menggunakan kuesioner dan lembar ceklis kemudian dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,1% kelompok kasus menggunakan sumber air minum yang tidak layak, 54,7% tinggal di daerah pesisir, 16,9% memiliki pendapatan rendah, 26,4% memiliki jamban yang tidak memenuhi syarat, dan 41,5% memiliki sarana pembuangan sampah yang tidak memadai. Ditemukan hubungan yang signifikan antara sumber air minum (OR=5,02), wilayah tempat tinggal (OR=3,71), kondisi jamban (OR=3,44), dan sarana pembuangan sampah (OR=6,81) dengan kejadian diare (p<0,05), sedangkan pendapatan rumah tangga tidak memiliki hubungan yang signifikan (p>0,05).Sumber air minum, daerah tempat tinggal, kondisi jamban, dan sarana pembuangan sampah berhubungan dengan signifikan dengan kejadian diare pada masyarakat Kecamatan Kota Batam tahun 2026. Upaya pencegahan diare perlu melibatkan berbagai elemen, baik masyarakat maupun pemerintah setempat melalui penguatan tindakan preventif terutama pada aspek kesehatan lingkungan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Putri Nilam Sari, SKM., M.Kes ; Nailul Hikmi,S.Tr.Kes., MKM
Uncontrolled Keywords: Diare; Sumber Air Minum; Daerah Tempat Tinggal; Jamban; Sarana Pembuangan Sampah
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S1 Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:55
Last Modified: 22 Apr 2026 07:55
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524524

Actions (login required)

View Item View Item