Firdaus, Firdaus (2026) ANTENA ULTRA WIDEBAND MULTIPLE INPUT MULTIPLE OUTPUT DENGAN METODE ELECTROMAGNETIC BAND GAP DAN SPLIT RING RESONATOR UNTUK BAND-NOTCHED. S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (170kB) |
|
|
Text
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
03. Bab VII Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text
05. Disertasi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Perancangan antena dengan dimensi kompak menjadi kebutuhan penting dalam pengembangan sistem komunikasi nirkabel modern, khususnya untuk perangkat berukuran kompak yang tetap memerlukan bandwidth sangat lebar, efisiensi tinggi, serta kinerja yang stabil. Namun, semakin kecil dimensi antena antena UWB menimbulkan tantangan berupa degradasi kinerja pada frekuensi rendah akibat berkurangnya panjang listrik radiator, serta meningkatnya kopling elektromagnetik pada konfigurasi Multiple Input Multiple-Output (MIMO) dengan jarak antar elemen yang sangat terbatas. Penelitian ini mengusulkan pendekatan perancangan antena UWB MIMO kompak melalui rekayasa geometri radiator dan struktur decoupling pasif pada bidang ground. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap utama. Tahap pertama mengembangkan antena UWB MIMO 2×2 berbasis patch persegi sebagai desain awal dan studi pembanding, dengan penerapan slot berbentuk C untuk membentuk karakteristik band-notched pada pita Wireless Local Area Network (WLAN). Tahap kedua mengembangkan antena UWB MIMO 4×4 berbentuk Gonjong Minangkabau berukuran 30 × 30 mm², di mana bentuk Gonjong Minangkabau dimanfaatkan untuk memperpanjang lintasan arus permukaan sehingga mendukung operasi frekuensi rendah UWB tanpa memperbesar dimensi fisik antena. Tahap ketiga mengintegrasikan struktur band-notched pada antena UWB MIMO 4×4 berbentuk Gonjong Minangkabau untuk menekan interferensi pita sempit, dengan tetap mempertahankan karakteristik UWB dan kinerja MIMO. Seluruh antena direalisasikan pada substrat FR-4 dengan konstanta dielektrik 4,4 dan ketebalan 1,6 mm. Evaluasi kinerja dilakukan melalui simulasi dan pengukuran eksperimental berdasarkan parameter scattering, pola radiasi, gain, serta parameter kinerja MIMO, meliputi Envelope Correlation Coefficient (ECC), Diversity Gain (DG), Channel Capacity Loss (CCL), dan Total Active Reflection coefficient (TARC). Hasil menunjukkan bahwa desain antena yang diusulkan mampu mencapai bandwidth UWB yang lebar, isolasi antar elemen lebih baik dari –20 dB, nilai ECC yang rendah, serta kinerja Diversity yang tinggi. Penerapan struktur band-notched secara efektif menekan interferensi pada pita frekuensi target tanpa mengorbankan kinerja utama antena. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi rekayasa geometri radiator berbentuk Gonjong Minangkabau dan struktur decoupling pasif merupakan solusi yang efektif untuk pengembangan antena UWB MIMO kompak dengan kinerja tinggi dan selektivitas spektrum yang baik.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Ikhwana Elfitri, Ph.D.; Dr. Eng. Rahmadi Kurnia, S.T., M.T. |
| Uncontrolled Keywords: | Antena MIMO; Miniaturisasi Antena; Band-notched; Geometri Gonjong Minangkabau |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S3 Teknik Elektro |
| Depositing User: | S3 Teknik Elektro |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 09:21 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 09:21 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524516 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]