YURISDIKSI NEGARA TERKAIT PENYALAHGUNAAN KEKEBALAN GEDUNG PERWAKILAN KONSULER BERDASARKAN KONVENSI WINA 1963 ( Studi Penyerangan Kantor Konsuler Iran Di Damaskus Oleh Israel )

Puti, Azzahra (2026) YURISDIKSI NEGARA TERKAIT PENYALAHGUNAAN KEKEBALAN GEDUNG PERWAKILAN KONSULER BERDASARKAN KONVENSI WINA 1963 ( Studi Penyerangan Kantor Konsuler Iran Di Damaskus Oleh Israel ). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (59kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (52kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (189kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Negara sebagai subjek utama hukum internasional memiliki kedaulatan yang melahirkan kewenangan yurisdiksi atas wilayah dan segala aktivitas di dalamnya. Dalam hubungan internasional, negara memberikan kekebalan kepada perwakilan konsuler untuk menjamin kelancaran fungsi konsuler, namun kekebalan tersebut tidak menghapus yurisdiksi teritorial negara penerima. Permasalahan penelitian berfokus pada dua hal, yaitu: (1) Bagaimana pengaturan tentang kekebalan gedung dan penerapan yurisdiksi negara terkait penyalahgunaan gedung perwakilan konsuler menurut Konvensi Wina 1963?, dan (2) Bagaimana tantangan terhadap kasus penyerangan Kantor Konsulat Iran di Damaskus oleh Israel?. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Konvensi Wina 1963, Pasal 55 ayat (2) Konvensi Wina 1963 menegaskan bahwa gedung konsuler tidak boleh digunakan untuk tujuan yang bertentangan dengan fungsi konsuler, sehingga apabila terjadi penyalahgunaan, negara penerima tetap dapat menerapkan yurisdiksinya. Penerapan yurisdiksi negara penerima didasarkan pada yurisdiksi teritorial, karena secara geografis gedung konsuler tetap berada dalam wilayah kedaulatan negara penerima. Kasus penyerangan Kantor Konsuler Republik Islam Iran di Damaskus oleh Israel menunjukkan adanya tantangan serius dalam penerapan yurisdiksi negara terhadap dugaan penyalahgunaan gedung konsuler. Tantangan tersebut terletak pada tidak adanya kewenangan bagi negara ketiga untuk secara sepihak menilai dan menindak dugaan penyalahgunaan gedung konsuler melalui penggunaan kekuatan bersenjata. Kata Kunci : Yurisdiksi Negara, Penyalahgunaan Gedung,Kekebalan Konsuler, Konvensi Wina 1963, Studi Iran di Damaskus.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Jean Elvardi, S.H., M.H Zimtya Zora, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Yurisdiksi Negara, Penyalahgunaan Gedung,Kekebalan Konsuler, Konvensi Wina 1963, Studi Iran di Damaskus.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: S1 Hukum Hukum
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:20
Last Modified: 22 Apr 2026 07:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524492

Actions (login required)

View Item View Item