Rancangan Konseptual Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Proyek Pembangunan Gedung pada Studi Kasus Pondasi Bored Pile

Putri, Gebryella Renka (2026) Rancangan Konseptual Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Proyek Pembangunan Gedung pada Studi Kasus Pondasi Bored Pile. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (204kB)
[img] Text (Bab I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (316kB)
[img] Text (Bab V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (217kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (254kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Sektor konstruksi di Indonesia masih menjadi salah satu penyumbang utama angka kecelakaan kerja, yang menunjukkan bahwa aspek keselamatan konstruksi belum sepenuhnya terintegrasi secara sistematis pada seluruh tahapan siklus proyek, khususnya pada tahap perencanaan dan perancangan, sehingga upaya pengendalian risiko cenderung bersifat reaktif pada tahap pelaksanaan. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang mampu mengintegrasikan aspek keselamatan sejak tahap awal proyek melalui perencanaan yang terstruktur dan berbasis analisis risiko. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rancangan konseptual Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) pada proyek pembangunan gedung dengan studi kasus pekerjaan pondasi bored pile, dengan penekanan pada Integrated Determining Control (IDC) sebagai dasar utama dalam penentuan pengendalian risiko. Metode penelitian dilakukan melalui integrasi Work Breakdown Structure (WBS) untuk memetakan struktur pekerjaan, Work Method Statement (WMS) untuk mendeskripsikan metode pelaksanaan, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses Multi Hazard Identification (MHI) untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan Multiple Risk Assessment (MRA) untuk menilai tingkat risiko secara lebih sistematis dan berbasis data. Penilaian MRA dilakukan dengan mengacu pada ketentuan peraturan yang berlaku, khususnya Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2019, serta didukung oleh hasil penelitian terdahulu guna memastikan validitas dan konsistensi penilaian risiko. Selanjutnya, Integrated Determining Control (IDC) digunakan untuk merumuskan langkah pengendalian berdasarkan hierarki pengendalian, yang kemudian dilakukan validasi oleh ahli guna memastikan kesesuaian, kelayakan, dan efektivitas pengendalian yang dirumuskan. Selain itu, pemodelan visualisasi tiga dimensi dilakukan menggunakan Autodesk Revit untuk mendukung proses identifikasi bahaya dan analisis risiko secara lebih terstruktur dan berbasis visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Integrated Determining Control (IDC) berperan sebagai keluaran utama dalam perancangan SMKK, karena mampu mengkonversi hasil identifikasi bahaya dan penilaian risiko menjadi tindakan pengendalian yang jelas, terukur, dan aplikatif. Melalui IDC, setiap potensi bahaya tidak hanya teridentifikasi, tetapi juga dilengkapi dengan strategi mitigasi yang spesifik dan selaras dengan ketentuan peraturan yang berlaku, sehingga berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan efektivitas pengendalian risiko serta mendukung upaya pencegahan kecelakaan kerja, khususnya pada pekerjaan pondasi bored pile yang memiliki tingkat risiko tinggi

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. AKHMAD SURAJI, M.T, PH.D, IPM
Uncontrolled Keywords: keselamatan konstruksi; SMKK; Integrated Determining Control (IDC); pondasi bored pile
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: S1 Teknik Sipil
Date Deposited: 22 Apr 2026 08:09
Last Modified: 22 Apr 2026 08:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524363

Actions (login required)

View Item View Item