HUBUNGAN INDEKS ATEROGENIK PLASMA, EKSPRESI mRNA FAM19A5, DAN KADAR FAM19A5 DENGAN GAMBARAN HISTOPATOLOGIS ARTERI KORONER PADA TIKUS MODEL OBESITAS

Prima, Adelin (2026) HUBUNGAN INDEKS ATEROGENIK PLASMA, EKSPRESI mRNA FAM19A5, DAN KADAR FAM19A5 DENGAN GAMBARAN HISTOPATOLOGIS ARTERI KORONER PADA TIKUS MODEL OBESITAS. S3 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (305kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf - Published Version

Download (190kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (266kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1..pdf - Published Version

Download (388kB)
[img] Text (DISERTASI FULL)
Disertasi Full_.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Latar Belakang: Aterosklerosis subklinis pada obesitas seringkali tidak terdeteksi sejak dini. FAM19A5 adalah adipokin baru yang bersifat ateroprotektif yang berperan dalam menghambat proliferasi dan migrasi sel otot polos vaskular, namun ekspresinya dalam jaringan adiposa dan hubungannya dengan lesi vaskular masih perlu diteliti labih lanjut. Indeks aterogenik plasma (IAP) juga merupakan indikator prediktif risiko kardiovaskular, tetapi hubungannya dengan perubahan histopatologis koroner belum dievaluasi secara luas secara eksperimental. Tujuan: menganalisis hubungan antara nilai IAP, ekspresi mRNA FAM19A5 jaringan adiposa, dan kadar FAM19A5 di sirkulasi dengan gambaran histopatologis arteri koroner pada tikus model obesitas yang diinduksi oleh diet tinggi lemak dan tinggi fruktosa (DTLF). Metode: Empat belas tikus Sprague-dawley jantan dibagi menjadi kelompok kontrol dan model obesitas. Telah dilakukan pemeriksaan kadar FAM19A5 di sirkulasi (ELISA), ekspresi FAM19A5 mRNA pada jaringan adiposa (qRT-PCR), kadar lipid plasma, perhitungan IAP, dan pemeriksaan histopatologis arteri koroner dengan pewarnaan HE. Hasil gambaran histopatologis diklasifikasikan menjadi skor 0-3. Analisis statistik dilakukan menggunakan SPSS versi 25, dan nilai p < 0,05 dianggap signifikan secara statistik. Hasil: Terdapat peningkatan IAP dan perbedaan skor gambaran histopatologis arteri koroner antara kelompok model obesitas dengan kontrol (p<0,05). Terdapat peningkatan FAM19A5 pada kelompok model obesitas namun tidak bermakna secara statistik. Ekspresi mRNA FAM19A5 tidak terdeteksi pada jaringan adiposa kedua kelompok. Tidak terdapat perbedaan bermakna nilai IAP berdasarkan skor gambaran histopatologis arteri koroner. Terdapat perbedaan bermakna kadar FAM19A5 berdasarkan skor gambaran histopatologis arteri koroner. Kesimpulan: Tikus model obesitas mengalami peningkatan IAP dan perubahan histopatologis arteri koroner yang bermakna dibandingkan kontrol; ekspresi mRNA FAM19A5 tidak terdeteksi pada jaringan adiposa, dan hanya kadar FAM19A5 sirkulasi yang berbeda bermakna berdasarkan skor histopatologis arteri koroner

Item Type: Thesis (S3)
Supervisors: Dr. dr. Efrida, Sp.PK(K), M.Kes
Uncontrolled Keywords: arteri koroner, FAM19A5, histopatologis, IAP, obesitas
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Pascasarjana (S3)
Depositing User: S3 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:10
Last Modified: 22 Apr 2026 07:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524304

Actions (login required)

View Item View Item