Ramadhan, Nuzul Husna (2026) Asuhan Keperawatan pada Ny.D dengan Ca Ovarium Residif Pro Laparatomi dan Penerapan Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk menurunkan kelelahan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Profesi thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (191kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (104kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (243kB) |
|
|
Text (Profesi Fulltext)
05. Profesi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker ovarium memiliki angka kekambuhan (residif) yang tinggi meskipun telah dilakukan terapi optimal berupa pembedahan dan kemoterapi. Salah satu manifestasi klinis yang paling sering dialami pasien Ca Ovarium residif adalah kelelahan yang dapat menurunkan kenyamanan dan kemampuan beraktivitas. Intervensi non farmakologis yang dapat diberikan sebagai terapi pendamping salah satunya adalah terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR). Tujuan penelitian adalah untuk memaparkan asuhan keperawatan pada pasien Ca Ovarium Residif dan penerapan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) dalam mengurangi kelalahan di ruang kebidanan RSUP Dr. M. Djamil Padang yang dilaksanakan pada tanggal 14-20 Oktober 2025. Metode penulisan adalah studi kasus. Prosedur yang dilakukan adalah pengkajian, penetapan masalah keperawatan, pembuatan intervensi, melakukan implementasi, dan mengevaluasi tindakan. Masalah keperawatan yang ditemukan yaitu perfusi perifer tidak efektif, defisit nutrisi, keletihan, nyeri kronis, dan ansietas. Intervensi terapi PMR memusatkan perhatian terhadap otot supaya menjadi rileks.Terapi ini bisa diberikan pada pasien yang mengalami keletihan dengan durasi 15- 20 menit. Tingkat kelelahan diukur menggunakan Brief Fatigue Inventory (BFI). Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tingkat kelalahan pada pasien setelah diberikan terapi secara rutin selama masa perawatan dengan penurunan dari skor awal 8,1 (berat) menjadi skor akhir 5 ,8 (sedang). Ini membuktikan pemberian terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif terapi komplementer untuk mendukung penurunan tingkat kelelahan pada pasien Ca Ovarium.
| Item Type: | Thesis (Profesi) |
|---|---|
| Supervisors: | Ns. Yanti Puspita Sari, M.Kep., Ph.D; Wedya Wahyu, S.Kp., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Progressive Muscle Relaxation (PMR); kanker ovarium residif; kelelahan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | S1 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 01:37 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 01:37 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524202 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]