Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral (ARV) dengan Kualitas Hidup pada Laki-laki Penderita HIV di Kota Padang Tahun 2025

Putra, Afadhil Arnandes (2026) Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral (ARV) dengan Kualitas Hidup pada Laki-laki Penderita HIV di Kota Padang Tahun 2025. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (354kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (302kB)
[img] Text (BAB VI)
BAB VI.pdf - Published Version

Download (272kB)
[img] Text (BAB VI)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (302kB)
[img] Text (Thesis Fulltext)
Thesis Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan: HIV merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan dampak terhadap kualitas hidup penderita. Kota Padang sebagai ibu kota Sumatera Barat menunjukkan peningkatan kasus HIV, di mana 78% adalah laki-laki. Kualitas hidup laki-laki ODHIV cenderung lebih buruk dibandingkan dengan perempuan dalam beberapa aspek. Kepatuhan ARV berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup, namun penelitian hubungan keduanya pada populasi laki-laki masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup pada laki-laki penderita HIV di Kota Padang tahun 2025. Metode: Penelitian cross-sectional melibatkan 87 laki-laki penderita HIV yang menjalani terapi ARV di layanan PDP Kota Padang yang didukung KDS Parintang Hati. Kualitas hidup dan kepatuhan diukur dengan instrumen WHOQOL-HIV BREF dan instrumen MMAS-8. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil: Sebanyak 72,4% responden memiliki kualitas hidup baik dan 70,1% patuh minum obat ARV. Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup (p<0,001; POR=20,6; 95%). Variabel lain yang berhubungan adalah usia, infeksi oportunistik, stadium, lama pengobatan, dan peran KDS. Analisis multivariat mengidentifikasi infeksi oportunistik, dukungan keluarga, stigma, status pekerjaan, status pernikahan, peran KDS, usia, tingkat pendidikan, dan lama terapi sebagai variabel confounding, dengan responden yang patuh memiliki peluang 29,3 kali untuk kualitas hidup baik setelah dikontrol variabel confounding. Kesimpulan: Infeksi oportunistik, dukungan keluarga, stigma, status pekerjaan, status pernikahan, peran KDS, usia, tingkat pendidikan, dan lama terapi berperan sebagai confounding dalam hubungan kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup pada laki-laki penderita HIV. Disarankan untuk mengintegrasikan pemantauan minum obat (PMO) berbasis digital secara berkelanjutan dengan pendekatan lintas sektor.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Vivi Triana, SKM., MPH ; Dr. Dra. Sri Siswati, SH., Apt., M.Kes
Uncontrolled Keywords: Kualitas Hidup; Kepatuhan ARV; HIV; Laki-laki; ODHIV
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S2 Epidemiologi
Depositing User: S2 Epidemiologi Epidemiologi
Date Deposited: 22 Apr 2026 01:49
Last Modified: 22 Apr 2026 01:49
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524102

Actions (login required)

View Item View Item