yanti, rahayu (2026) PENGARUH NANOPARTIKEL PERAK Mimosa pudica TERHADAP JUMLAH Blastocystis sp, EKSPRESI GEN TUMOR NECROSIS FACTOR-ɑ DAN HEAT SHOCK PROTEIN 60 , SERTA GAMBARAN HISTOPATOLOGI USUS PADA TIKUS MODEL DIARE AKUT. S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover Abstrak)
01.Cover Abstrak.pdf - Published Version Download (137kB) |
|
|
Text (BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (169kB) |
|
|
Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (75kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. DaftarPustaka.pdf - Published Version Download (203kB) |
|
|
Text (FullText)
05. Disertasi FullText.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Diare merupakan salah satu masalah kesehatan global yang sering disebabkan oleh infeksi parasit usus seperti Blastocystis sp. Infeksi ini masih menjadi tantangan karena resistensi terhadap obat antiprotozoa dan efek samping yang ditimbulkan. Mimosa pudica diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai agen antiparasit. Pengembangan nanopartikel perak Mimosa pudica diharapkan dapat meningkatkan aktivitas biologisnya melalui peningkatan stabilitas dan kemampuan penetrasi sel. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh nanopartikel perak Mimosa pudica terhadap jumlah Blastocystis sp., ekspresi gen Tumor Necrosis Factor-alpha dan Heat Shock Protein 60, serta gambaran histopatologi usus pada tikus model diare akut. Metode Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental dengan model hewan uji tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi diare akut dan dibagi menjadi beberapa kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, kontrol positif dengan metronidazole serta kelompok yang diberi nanopartikel perak Mimosa pudica dengan dosis 10, 20, 40, dan 80 mg. Parameter yang diamati meliputi jumlah Blastocystis sp. pada feses menggunakan mikroskop, ekspresi gen TNF-α dan HSP60 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction, serta pemeriksaan histopatologi usus dengan pewarnaan hematoksilin-eosin. Hasil penelitian dengan pemberian nanopartikel perak Mimosa pudica menunjukkan penurunan signifikan ekspresi gen TNF-ɑ (p=0,038), HSP60 (p=0,017) dan jumlah Blastocystis sp. dibandingkan kontrol positif. Selain itu, terjadi penurunan ekspresi gen TNF-α dan HSP60, yang mengindikasikan efek antiinflamasi dan protektif terhadap jaringan usus. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan perbaikan struktur mukosa dan berkurangnya infiltrasi sel radang pada kelompok perlakuan dibandingkan kontrol. Kesimpulan hasil penelitian nanopartikel perak Mimosa pudica berpotensi sebagai agen antiparasit dan antiinflamasi pada kondisi diare akut melalui mekanisme penurunan jumlah Blastocystis sp., regulasi ekspresi gen TNF-α dan HSP60, serta perbaikan histopatologi usus.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. dr. Ilmiawati, Ph.D ; Prof. Dr. Nuzulia Irawati, MS ; dr. Rauza Sukma Rita, Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Blastocystis sp., Mimosa pudica, Nanopartikel perak, TNF-α, HSP60, histopatologi usus |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S3 Ilmu Biomedis |
| Depositing User: | S3 Ilmu Biomedis |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 07:00 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 07:00 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523944 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric