Perbandingan Preheat Treatment dan Post-Cure Heat Treatment terhadap Kekerasan Permukaan Resin Komposit Bulk-Fill

Lazuardi, Handini (2026) Perbandingan Preheat Treatment dan Post-Cure Heat Treatment terhadap Kekerasan Permukaan Resin Komposit Bulk-Fill. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (580kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (298kB)
[img] Text (BAB VI)
BAB VI.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (324kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Resin komposit bulk-fill memiliki beberapa keunggulan dalam penggunaannya, namun sifat mekaniknya yaitu kekerasan permukaan dapat lebih rendah dibandingkan dengan resin komposit nanohybrid sehingga masih memerlukan perbaikan lebih lanjut. Kekerasan permukaan berperan penting dalam daya tahan restorasi terhadap beban kunyah dan keausan. Peningkatan kekerasan permukaan dapat dilakukan melalui pemberian pemanasan tambahan, yaitu dengan preheat treatment dan post-cure heat treatment. Tujuan: Mengetahui perbedaan preheat treatment dan post-cure heat treatment terhadap kekerasan permukaan resin komposit bulk-fill. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah experimental laboratoris dengan menggunakan sampel hasil cetakan resin komposit dengan diameter 6 mm dan tebal 4 mm. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok yang masing-masingnya diberi perlakuan yang berbeda, yaitu tanpa pemanasan, preheat treatment dengan suhu 68°C selama 10 menit sebelum penyinaran, dan post-cure heat treatment dengan suhu 100°C setelah penyinaran. Seluruh sampel dilakukan penyinaran dengan light cure unit selama 20 detik kemudian disimpan dalam akuades pada suhu 37°C selama 24 jam. Selanjutnya dilakukan pengukuran nilai kekerasan dengan menggunakan Vickers Hardness Test. Hasil: Rata-rata kekerasan permukaan tertinggi terdapat pada kelompok post-cure heat treatment sebesar 130,65±8,73 dan yang terendah pada kelompok tanpa pemanasan sebesar 55,05±3,32. Berdasarkan hasil uji statistik One Way ANOVA menunjukkan nilai yang signifikan p<0,01. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai rata-rata kekerasan resin komposit bulk-fill, dengan nilai tertinggi dimiliki oleh kelompok post-cure heat treatment.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. drg. Deli Mona, Sp.KG ; drg. Nelvi Yohana, Sp. Ort
Uncontrolled Keywords: Kekerasan Permukaan, Preheat Treatment, Post-Cure Heat Treatment, Resin Komposit Bulk-Fill
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 21 Apr 2026 02:17
Last Modified: 21 Apr 2026 02:17
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523931

Actions (login required)

View Item View Item