Sari, Karina Ventika (2026) Efek Sinergetik Ion Iodida Terhadap Inhibisi Korosi Baja Lunak dengan Ekstrak Daun Ara Sungsang (Asystasia gangetica (L.) T. Anderson) dalam Larutan Asam Klorida. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (258kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (234kB) |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (770kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (254kB) |
|
|
Text (Thesis Fulltext)
05. Thesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Efek sinergetik ion iodida terhadap inhibisi korosi baja lunak dengan ekstrak daun ara sungsang (Asystasia gangetica (L.) T. Anderson) dalam larutan asam klorida diteliti menggunakan berbagai metode, yaitu metode kehilangan berat (weight loss), polarisasi potensiodinamik, spektroskopi impedansi elektrokimia (EIS), Fourier Transform Infra Red (FTIR), spektroskopi UV-Visible (UV-Vis), Field Emission Scanning Electron Microscopy (FE-SEM), Atomic Force Microscopy (AFM), sudut kontak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak daun ara sungsang dan kalium iodida, namun meningkat dengan naiknya suhu dalam medium asam klorida. Efisiensi inhibisi meningkat dengan bertambahnya konsentrasi ekstrak, nilai tertinggi mencapai 90,22% pada konsentrasi 8 g/L dan menjadi 92,90% ketika ditambahkan kalium iodida. Energi aktivasi inhibisi korosi baja lunak menurun seiring dengan bertambahnya konsentrasi ekstrak, baik dengan maupun tanpa penambahan kalium iodida, masing - masing sebesar 12,01 kJ/mol pada konsentrasi ekstrak 8 g/L dan 4,65 kJ/mol pada konsentrasi 8 g/L dengan penambahan kalium iodida 0,4 g/L. Proses adsorpsi ekstrak daun ara sungsang pada permukaan baja lunak mengikuti jenis isoterm Langmuir. Hasil pengukuran dengan polarisasi potensiodinamik dan EIS menunjukkan ekstrak daun ara sungsang berperan sebagai inhibitor jenis campuran yang menghambat di dua daerah anodik dan katodik. Nilai sinergetik diperoleh lebih besar dari 1, menunjukkan adanya efek sinergis yang ditentukan dari nilai efisiensi inhibisi. Analisis FTIR dan UV-Vis menunjukkan interaksi antara ekstrak daun ara sungsang dan kalium iodida pada permukaan baja ditandai dengan pergeseran puncak. Analisis FE-SEM dan AFM memperlihatkan morfologi permukaan setelah perendaman dengan ekstrak daun ara sungsang lebih rata dan terlindungi dalam medium asam klorida. Sementara itu, pengukuran sudut kontak menunjukkan permukaan baja lunak setelah perendaman dengan inhibitor ekstrak daun ara sungsang dan kalium iodida pada konsentrasi tertinggi bersifat hidrofobik.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Emriadi, MS ; Prof. Dr. Yeni Stiadi, MS |
| Uncontrolled Keywords: | Asystasia gangetica; inhibisi korosi; isoterm Langmuir; baja lunak; asam klorida; efek sinergetik |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Kimia |
| Depositing User: | S2 Kimia Kimia |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 08:00 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 08:00 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]