Pembuatan dan Pengujian Rotor Efek Magnus di Pantai

Yoan, Alfi Farhani (2026) Pembuatan dan Pengujian Rotor Efek Magnus di Pantai. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (240kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (211kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (125kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (155kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi FullText.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Pemanfaatan energi angin sebagai sumber energi terbarukan pada sektor maritim terus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi operasional kapal nelayan. Salah satu teknologi yang berpotensi adalah rotor efek Magnus (Flettner Rotor), namun penerapan konvensionalnya masih bergantung pada motor penggerak. Penelitian ini mengkaji kinerja rotor efek Magnus yang dimodifikasi dengan konfigurasi dua sudu lengkung menyerupai turbin Savonius, sehingga rotor mampu berputar secara alami oleh angin tanpa motor eksternal serta berfungsi sebagai pembangkit listrik dan sistem propulsi bantu kapal. Pengujian dilakukan secara eksperimental di Pantai Padang dalam dua skema, yaitu pengujian rotor sebagai pembangkit listrik tenaga angin di darat dan pengujian gaya dorong tambahan rotor terhadap laju kapal nelayan di laut. Parameter yang diukur meliputi kecepatan angin, kecepatan putaran rotor, tegangan, arus, daya listrik, efisiensi turbin, serta kecepatan laju kapal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rotor mulai beroperasi pada kecepatan angin 1,5 m/s dengan putaran awal 10 rpm. Putaran maksimum di darat mencapai 139 rpm pada kecepatan angin 6,1 m/s, menghasilkan tegangan maksimum 11,7 V, arus hingga 0,4 A, dan daya listrik puncak sebesar 4,6 W. Efisiensi maksimum sistem tercapai sebesar 6,7% pada kecepatan angin sekitar 3,7 m/s dengan nilai koefisien daya (Cp) maksimum 0,067 pada TSR 0,54. Pada pengujian di laut, rotor mampu berputar hingga 145 rpm pada kecepatan angin 6.94 m/s dan memberikan gaya dorong tambahan dengan kecepatan kapal maksimum 3,44 km/jam. Sistem juga menunjukkan kestabilan laju sekitar 3,28 km/jam pada putaran tinggi meskipun terdapat gangguan hidrodinamika akibat ombak samping. Hasil ini menunjukkan bahwa rotor Magnus–Savonius berpotensi sebagai sistem propulsi bantu ramah lingkungan sekaligus pembangkit listrik skala kecil bagi kapal nelayan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. -Ing. Uyung Gatot S.Dinata
Uncontrolled Keywords: Rotor Efek Magnus; Turbin Savonius; Energi Angin; Kapal Nelayan; Propulsi Bantu
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 20 Apr 2026 02:33
Last Modified: 20 Apr 2026 02:33
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523676

Actions (login required)

View Item View Item