Siregar, Nurpadilah (2026) PENGARUH PEMBERIAN PRODUK AMPAS SARI KEDELAI DAN DAUN UBI KAYU FERMENTASI DENGAN Bacillus Subtilis DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA PRODUKSI PUYUH. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
1. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (589kB) |
|
|
Text (Bab I)
2. Bab I.pdf - Published Version Download (260kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB Akhir.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (288kB) |
|
|
Text (Skripsi Full)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan tingkat penggunaan optimum produk ampas sari kedelai (ASK) 80% dan daun ubi kayu (DUK) 20% fermentasi (ASKDUKF) dengan Bacillus subtilis dalam ransum terhadap performa produksi puyuh. Penelitian ini menggunakan 200 ekor puyuh jenis Coturnix-coturnix japonica yang berumur 10 minggu (produksi ± 20%). Kandang yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 unit kandang box yang terbuat dari kayu dan kawat, setiap unit berukuran 65 x 45 x 25 cm yang ditempati 10 ekor puyuh dilengkapi dengan tempat pakan dan minum. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan masing-masing dengan 4 ulangan. Perlakuan merupakan tingkat pemberian ASKDUKF dalam ransum puyuh yaitu, R1(0%), R2 (15%), R3 (20%), R4 (25%), dan R5 (30%). Ransum disusun dengan iso protein 20% dan iso energi 2800 Kkal/kg. Peubah yang diukur: konsumsi ransum, produksi telur harian, berat telur, produksi massa telur dan konversi ransum. Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa pemberian ransum yang mengandung produk ASKDUKF sampai 30% memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produksi telur harian, berat telur, produksi massa telur, dan konversi ransum. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa produk ASKDUKF dapat digunakan sampai 30% dalam ransum puyuh, hal ini dapat dilihat dari konsumsi ransum 21,79 g/ekor/hari, produksi telur harian 59,11%, berat telur 10,60 g/butir, produksi massa telur 6,28 g/ekor/hari, dan konversi ransum 3,97.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Ir. Hj. Mirnawati, MS2; Prof. Dr. Ir. Gita Ciptaan, MP |
| Uncontrolled Keywords: | Ampas sari kedelai; daun ubi kayu; fermentasi; Bacillus subtilis; performa. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Fakultas Peternakan > S1 Peternakan |
| Depositing User: | S1 Peternakan Peternakan |
| Date Deposited: | 18 Apr 2026 08:24 |
| Last Modified: | 26 Apr 2026 00:40 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric