Efektivitas Antibakteri Gel Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Jumlah Koloni Streptococcus mutans ATCC 25175 pada Gigi dengan Ortodonti Cekat (Studi in vitro)

Rahayu, Rahayu (2026) Efektivitas Antibakteri Gel Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Jumlah Koloni Streptococcus mutans ATCC 25175 pada Gigi dengan Ortodonti Cekat (Studi in vitro). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (371kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (286kB)
[img] Text (Bab VI)
03. Bab VI.pdf - Published Version

Download (268kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang : Prosedur pencegahan karies pada ortodonti cekat menggunakan metode mekanis sering kali kurang optimal dalam membersihkan plak di sekitar bracket sedangkan metode kimiawi dapat menyebabkan efek samping terhadap rongga mulut. Oleh karena itu, bahan alami menjadi alternatif yang dimanfaatkan oleh pengguna ortodonti cekat karena lebih murah, mudah diperoleh, dan aman. Bahan alami yang digunakan yaitu daun kelor, mempunyai kandungan senyawa aktif dalam antibakteri antara lain flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, fenol, steroid, dan terpenoid. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas antibakteri gel daun kelor dengan konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25% dan kelompok tanpa gel. Metode : Penelitian eksperimental dengan post test only group design. Sampel berjumlah 28 gigi premolar bawah pasca ekstraksi yang telah direkatkan bracket dan dibagi ke dalam 4 kelompok perlakuan, yaitu gel daun kelor konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25% dan satu kelompok tanpa gel. Hasil : Rerata penurunan jumlah koloni Streptococcus mutans ATCC 25175 pada konsentrasi 25% yaitu sebesar 145,43 x 103 CFU/ml. Hasil uji One Way Anova menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan efek antibakteri gel daun kelor konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25% dan kelompok tanpa gel terhadap jumlah koloni Streptococcus mutans ATCC 25175. Kesimpulan : Terdapat penurunan jumlah koloni Streptococcus mutans ATCC 25175 pada gigi yang diberikan gel daun kelor dengan konsentrasi 6,25%, 12,5% dan 25%.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: drg. Wulandani Liza Putri, Sp. Ort; Dr. drg. Fuccy Utamy Syafitri, Sp. Ort
Uncontrolled Keywords: Antibakteri Gel Daun Kelor; Jumlah Koloni Bakteri; Ortodonti Cekat; Streptococcus mutans ATCC 25175
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 18 Apr 2026 06:57
Last Modified: 18 Apr 2026 06:57
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523550

Actions (login required)

View Item View Item