Perbuatan Melawan Hukum Atas Penerbitan Sertifikat Hak Milik Tanah Ulayat Kaum Oleh Pihak Yang Bukan Ahli Waris Adat (Studi Kasus: Nagari Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota)

Agustia, Putri (2026) Perbuatan Melawan Hukum Atas Penerbitan Sertifikat Hak Milik Tanah Ulayat Kaum Oleh Pihak Yang Bukan Ahli Waris Adat (Studi Kasus: Nagari Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota). S1 thesis, Univeritas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (251kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (360kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (235kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (303kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Tanah ulayat merupakan tanah yang dikuasai secara komunal oleh masyarakat hukum adat Minangkabau yang keberadaannya diakui dalam sistem hukum nasional. Namun dalam praktiknya, masih terjadi permasalahan berupa diterbitkannya sertifikat hak milik atas tanah ulayat kaum oleh pihak yang bukan ahli waris adat, sebagaimana terjadi di Nagari Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kondisi tersebut menimbulkan sengketa antara ahli waris adat dengan pihak pemegang sertifikat dan berimplikasi pada ketidakpastian hukum atas tanah ulayat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1). Apa faktor penyebab diterbitkannya sertifikat hak milik atas tanah ulayat kaum oleh pihak yang bukan ahli waris adat? dan (2). Bagaimana akibat hukum dari penerbitan sertifikat hak milik atas tanah ulayat kaum oleh pihak yang bukan ahli waris adat di Nagari Sarilamak?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis empiris, dengan pendekatan perundang-undangan, literatur dan kasus nyata yang terjadi di tengah masyarakat hukum adat Minangkabau. Data diperoleh melalui studi kepustakaan serta wawancara dengan pihak terkait di Nagari Sarilamak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). faktor penyebab timbulnya sengketa antara lain adalah perbedaan klaim kepemilikan atas tanah, lemahnya proses verifikasi terkait tanah ulayat yang dilakukan wali nagari dan kerapatan adat nagari, kesimpulan mediasi yang berbeda dengan saat dilakukannya mediasi dan terbitnya sertifikat hak milik atas tanah ulayat oleh yang bukan ahli waris adat. (2). Akibat hukum dari penerbitan sertifikat tersebut adalah timbulnya sengketa tanah ulayat sehingga ahli waris yang berhak mengalami kerugian baik materil maupun immateril, cacat administratif pada sertifikat, serta terpenuhinya unsur-unsur perbuatan melawan hukum karena telah melanggar ketentuan hukum adat dan hukum pertanahan yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa penerbitan sertifikat hak milik atas tanah ulayat kaum oleh pihak yang bukan ahli waris adat merupakan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata yang menimbulkan ketidakpastian hukum dan merugikan ahli waris adat yang sah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. H. Zefrizal Nurdin S.H., M.H ; Rahmi Murniwati S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Tanah Ulayat; Sertifikat Hak Milik; Perbuatan Melawan Hukum; Hukum Adat Minangkabau
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: S1 Hukum Hukum
Date Deposited: 23 Apr 2026 01:08
Last Modified: 23 Apr 2026 01:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523468

Actions (login required)

View Item View Item