Populasi dan Aktivitas Mikroorganisme pada Tanah Vulkanis Gunung Marapi Bagian Barat dengan Beberapa Penggunaan Lahan

MONAF, HANNIEFA (2026) Populasi dan Aktivitas Mikroorganisme pada Tanah Vulkanis Gunung Marapi Bagian Barat dengan Beberapa Penggunaan Lahan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (122kB)
[img] Text (02. BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version

Download (56kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (50kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (118kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Tanah vulkanis berasal dari material letusan gunung api dan dikenal memiliki kesuburan yang tinggi. Kesuburan ini berkaitan dengan peran mikroorganisme dalam dekomposisi bahan organik dan siklus hara, yang aktivitasnya dipengaruhi oleh penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji populasi dan aktivitas mikroorganisme pada tanah vulkanis Gunung Marapi bagian barat dengan berbagai penggunaan lahan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2025 hingga Januari 2026 di kawasan Gunung Marapi bagian barat dengan penggunaan lahan hortikultura (cabai dan kol), semak belukar, kebun tebu, dan hutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling pada radius 4,5-7 km dari puncak Gunung Marapi. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0–20 cm dan dianalisis di Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Parameter yang dianalisis meliputi total populasi bakteri dan jamur, respirasi tanah, C-organik, pH tanah, N-total, P-tersedia, dan rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi bakteri berkisar antara 8,36 × 10⁷ hingga 8,81 × 10⁷ CFU/g dan populasi jamur berkisar antara 6,32 × 10⁵ hingga 6,79 × 10⁵ CFU/g. Nilai respirasi tanah berkisar antara 14,85 hingga 36,21 mg CO₂/m²/hari dengan kriteria rendah hingga tinggi. Terdapat perbedaan nilai ciri biologi tanah antara penggunaan lahan hortikultura, semak belukar, kebun tebu dan hutan. Populasi dan aktivitas mikroorganisme tertinggi terdapat pada penggunaan lahan perkebunan tebu, sedangkan yang terendah terdapat pada lahan hortikultura dengan komoditas cabai.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Lusi Maira, M.Agr. Sc; Prof. Dr. Ir. Dian Fiantis, M.Sc
Uncontrolled Keywords: Gunung Marapi; Mikroorganisme Tanah; Penggunaan Lahan; Respirasi Tanah; Tanah Vulkanis
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 17 Apr 2026 07:03
Last Modified: 17 Apr 2026 07:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523420

Actions (login required)

View Item View Item