ANALISIS USAHATANI PADI KETAN PUTIH (Oryza sativa glutinosa) DI NAGARI BATIPUAH BARUAH KECAMATAN BATIPUH KABUPATEN TANAH DATAR

ASTRI, WAHYUNI (2019) ANALISIS USAHATANI PADI KETAN PUTIH (Oryza sativa glutinosa) DI NAGARI BATIPUAH BARUAH KECAMATAN BATIPUH KABUPATEN TANAH DATAR. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (COVER DAN ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (226kB) | Preview
[img] Text (FULL SKRIPSI)
FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan teknik budidaya usahatani padi ketan putih dan menganalisis pendapatan serta keuntungan usahatani padi ketan putih di Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis survei. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Sampling Jenuh (Sensus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan teknis budidaya padi ketan putih yang dilakukan oleh petani di Nagari Batipuh Baruah tidak jauh berbeda dengan teknik budiddaya padi pada umumnya. Namun beberapa perbedaanya terletak pada kegiatan pengaturan air, penggunaan benih, penggunaan pupuk, dan petani menghindari penggunaan pestida. Produksi rata-rata padi ketan putih perhektare adalah 2532,51 Kg/Ha dalam satu kali musim tanam. Penerimaan rata-rata yang diperoleh petani adalah Rp. 37.987.705,00/Ha/MT. Biaya tunai yang dibayarkan oleh petani padi ketan putih adalah Rp. 8.388.301,00/Ha/MT, sedangkan biaya diperhitungkan adalah Rp. 7.335.568,00/Ha/MT. Berdasarkan analisis pendapatan, diperoleh pendapatan rata-rata sebesar Rp. 29.599.404,00/Ha/MT dengan keuntungan sebesar Rp. 22.263.836,00/Ha/MT. Melalui analisis R/C ratio didapatkan hasil sebesar 2,6, yang memiliki makna bahwa untuk setiap Rp 1,00 biaya tunai yang dikeluarkan petani akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 2,6 untuk petani padi ketan putih atau dapat dikatakan usahatani ini menguntungkan dan layak untuk dibudidayakan. Untuk mengatasi produksi yang menurun karena kurangnya upaya dan pengetahuan petani dalam pemberantasan hama tikus, maka sebaiknya petani padi ketan putih meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan menyerap inovasi-inovasi baru yang menguntungkan terutama dalam pengendalian hama tikus secara terpadu agar produksi padi ketan putih tidak menurun drastis bahkan gagal panen. Kata Kunci: Analisis Usahatani, Padi Ketan Putih, Nagari Batipuh Baruah

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Ir. Faidil Tanjung, M.Si
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: s1 agribisnis agribisnis
Date Deposited: 25 Oct 2019 10:50
Last Modified: 25 Oct 2019 10:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/52339

Actions (login required)

View Item View Item