Artina, Dhara (2026) Perilaku Deviance positif Dalam Memahami Pola Makan Gizi Seimbang Pada Masyarakat Yang Terdampak Kasus Stunting Tinggi (Studi Kasus Keluarga di Desa Pauh Kurai Taji, Pariaman). S1 thesis, Universita Andalas.
|
Text (01. SAMPUL & ABSTRAK)
01. SAMPUL & ABSTRAK.pdf - Published Version Download (357kB) |
|
|
Text (02. BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (384kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (165kB) |
|
|
Text (04. DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (186kB) |
|
|
Text (05. SKRIPSI FULLTEXT)
05. SKRIPSI FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Stunting merupakan salah satu indikator utama permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Di Indonesia, khususnya daerah pedesaan seperti Desa Pauh Kurai Taji di Kota Pariaman, masih menghadapi angka prevalensi stunting yang tinggi, meskipun berbagai program intervensi telah dijalankan. Tetapi terdapat keluarga yang memiliki kodisi ekonomi, sosial, dan budaya yang sama, namun ditemukan ada anak dengan status gizi normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu di Desa Pauh Kurai Taji tentang pentingnya gizi bagi pertumbuhan balita, untuk mengetahui pola makan dan pola asuh pada keluarga yang memiliki balita dengan status gizi normal di Desa Pauh Kurai Taji, serta mengetahui pola makan dan pola asuh pada keluarga yang memiliki balita dengan status gizi stunting di Desa Pauh Kurai Taji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, studi pustaka dan juga dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling, yang mana informan dipilih dengan cermat agar relevan dengan tujuan penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi kesehatan untuk menganalisis perilaku deviance positif, yaitu perilaku sehat yang muncul dari kelompok masyarakat dengan keterbatasan sumber daya namun menunjukkan hasil yang lebih baik dari mayoritas kelompok sejenis. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa keberhasilan keluarga deviance positif dalam mempertahankan status gizi baik pada balita bukan hanya karena faktor ekonomi atau pendidikan, tetapi karena adanya pengetahuan praktis, pemanfaatan pangan lokal, adaptasi budaya lokal, dukungan komunitas, dan pengasuhan yang konsisten, yang seluruhnya saling berkaitan dan membentuk sistem kesehatan keluarga yang mandiri. Dukungan kader dan akses kesehatan yang mudah juga berkontribusi positif terhadap perilaku sehat dan juga Informasi dari posyandu, bidan desa, serta edukasi kader sangat membantu ibu dalam mengenal dan menerapkan praktik gizi dan kesehatan yang tepat. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi program intervensi gizi berbasis masyarakat untuk mengidentifikasi dan mereplikasi strategi lokal yang efektif dalam mencegah stunting.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Sri Meiyenti, S, Sos., M. Si ; Dra. Yunarti. M. Hum |
| Uncontrolled Keywords: | Deviance positif; Stunting; Keluarga; Gizi Seimbang |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial |
| Depositing User: | S1 Antropologi Sosial |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 10:56 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 10:56 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523182 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]