Uji Daya Antibakteri Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana Mill.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356

Irdayanti, Raisa (2025) Uji Daya Antibakteri Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana Mill.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (348kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (341kB)
[img] Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (299kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (280kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Lactobacillus acidophilus merupakan salah satu bakteri yang berperan penting dalam proses perkembangan karies gigi melalui produksi asam yang dapat menurunkan pH rongga mulut. Pencegahan karies gigi dapat dilakukan dengan pengendalian plak gigi dengan menggunakan alternatif bahan alami yang memiliki kandungan senyawa antibakteri seperti ekstrak biji alpukat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hambat ekstrak biji alpukat terhadap pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356. Metode: Jenis penelitian ini adalah true experimental laboratoris berupa penelitian post-test only control group design. Ekstrak biji alpukat dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% lalu diencerkan menggunakan aquadest untuk mendapatkan konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, dan 50%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram. Analisis data dilakukan dengan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan Post Hoc LSD. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ekstrak biji alpukat konsentrasi 6,25% memiliki rata-rata zona hambat sebesar 0,19 mm, konsentrasi 12,5% memiliki rata-rata zona hambat sebesar 0,70 mm, konsentrasi 25% memiliki rata-rata zona hambat sebesar 2,44 mm, dan konsentrasi 50% memiliki rata-rata zona hambat sebesar 5,98 mm. Diameter zona hambat rata-rata pada kontrol positif (chlorhexidine gluconate 0,2%) adalah 8,73 mm dan kontrol negatif (aquadest) adalah 0,00 mm. Kesimpulan: Terdapat daya hambat ekstrak biji alpukat terhadap pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356 dengan kategori lemah pada konsentrasi 6,25%, 12,5%, dan 25% serta kategori sedang pada konsentrasi 50%.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: drg. Aria Fransiska, MDSc; drg. Desy Purnama Sari, MDSc
Uncontrolled Keywords: Lactobacillus acidophilus; antibakteri; biji alpukat
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 16 Apr 2026 07:52
Last Modified: 16 Apr 2026 07:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523027

Actions (login required)

View Item View Item