Hilmawati, Siti Hanisa (2026) Profil Pasien Sindrom Stevens-Johnson/Nekrolisis Epidermal Toksik di Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang Tahun 2023-2025. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover danAbstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (516kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (433kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab VI)
03. Bab VI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (355kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (452kB) | Request a copy |
|
|
Text (Fulltext)
05. Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Sindrom Stevens-Johnson (SSJ) /nekrolisis epidermal toksik (NET) merupakan reaksi obat berat pada mukokutan yang dapat mengancam jiwa. Kondisi ini ditandai dengan nekrosis epidermal luas yang disertai keterlibatan mukosa dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien SSJ/NET di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2023-2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien yang terdiagnosis SSJ/NET di RSUP Dr. M. Djamil Padang selama periode tahun 2023-2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling sehingga diperoleh sebanyak 27 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik pasien dan karateristik klinis yang meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, kecurigaan penyebab, komorbid, luas epidermolisis, trias kelainan, nilai SCORTEN, lama rawatan, serta luaran klinis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berada pada kelompok usia 19-59 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga. Obat antibiotik merupakan obat kecurigaan terbanyak. Komorbid yang paling banyak adalah penyakit jantung. Mayoritas pasien memiliki luas epidermiolisis >30% dan memiliki nilai SCORTEN 3. Trias kelainan 100% ditemukan pada pasien. Lebih dari setengah sampel dirawat ≤10 hari dan mengalami perbaikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien berusia 19-59 tahun, perempuan, dan merupakan ibu rumah tangga. Kecurigaan penyebab terbanyak adalah antibiotik. Komorbid terbanyak adalah penyakit jantung. Seluruh pasien mengalami trias kelainan. Mayoritas pasien memiliki luas epidermolisis >30% dan nilai SCORTEN 3. Lebih dari setengah sampel mengalami perbaikan
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | 2. Dr. dr. Gardenia Akhyar, Sp.D.V.E, Subs. D.A.I, FINSDN, FAADV ; Dr. dr. Malinda Meinapuri, M.Si.Med, AHK |
| Uncontrolled Keywords: | Reaksi obat berat ; SCORTEN ; profil klinis ; reaksi mukokutan |
| Subjects: | R Medicine > RL Dermatology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 08:38 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 08:38 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523019 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric