Distribusi Spasial Andik Soil Properties Gunung Marapi Bagian Barat hingga Utara

Alfajri, M. Fauzi (2026) Distribusi Spasial Andik Soil Properties Gunung Marapi Bagian Barat hingga Utara. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (162kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (140kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (109kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Aktivitas gunung api berperan penting dalam pembentukan dan distribusi sifat andik tanah melalui suplai material vulkanis muda yang kaya mineral liat non-kristalin. Tanah yang berkembang dari material vulkanis umumnya dicirikan oleh berat volume rendah (≤ 0,90 g/cm³), retensi fosfat tinggi (≥ 85%), serta kandungan Al dan Fe aktif yang besar (≥ 2%) akibat dominasi mineral liat non-kristalin seperti alofan dan imogolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memetakan distribusi spasial sifat tanah andik di wilayah bagian Barat hingga Utara Gunung Marapi. Sebanyak 47 sampel tanah diambil menggunakan metode survei grid dengan interval 750 × 750 m pada kedalaman 0–20 cm pada penggunaan lahan hortikultura, sawah, kebun campuran, dan hutan yang tersebar pada radius 4–7 km dari puncak Gunung Marapi. Parameter yang dianalisis meliputi berat volume (BV), kemasaman tanah (pH H₂O dan pH KCl), C-organik, P-tersedia, P-potensial, P-retensi, serta kandungan Alo + ½Feo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah di wilayah penelitian memiliki nilai BV berkisar 0,61–0,95 g/cm³, pH H₂O 4,59–6,19, pH KCl 3,08–5,60, kadar C-organik 3,10–14,18%, P-tersedia 0,06–90,11 ppm, P-potensial 5,95–156,47 ppm, nilai P-retensi sangat tinggi yaitu 85,02–98,83% serta kandungan Alo + ½Feo yang memenuhi kriteria sifat andik. Secara spasial, wilayah Barat Laut–Utara cenderung memiliki berat volume lebih rendah dan kadar C-organik lebih tinggi dibandingkan wilayah Barat Laut–Barat. Perbedaan penggunaan lahan menunjukkan lahan hutan memiliki BV terendah dan kandungan C-organik tertinggi, sedangkan lahan sawah memiliki nilai P-potensial lebih tinggi akibat akumulasi pemupukan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Juniarti, SP. MP; Prof. Dr. Ir. Dian Fiantis, MSc
Uncontrolled Keywords: distribusi spasial; Gunung Marapi; ordinary kriging; sifat andik
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 15 Apr 2026 09:19
Last Modified: 15 Apr 2026 09:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522969

Actions (login required)

View Item View Item