Hubungan Perilaku Perawatan Diri dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Hemodialisis RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi

Mardiah, Afifah (2026) Hubungan Perilaku Perawatan Diri dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Hemodialisis RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (255kB)
[img] Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (Daftar pustaka)
04. Daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (258kB)
[img] Text (skripsi fulltext)
05. Skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tingginya prevalensi hipertensi merupakan komplikasi umum pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Perilaku perawatan diri yang adekuat menjadi komponen penting dalam upaya pengendalian tekanan darah di luar jadwal dialisis, namun perilaku perawatan diri bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku perawatan diri dengan kejadian hipertensi pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 108 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data perilaku perawatan diri dikumpulkan menggunakan kuesioner Self-Care of Chronic Illness Inventory (SC-CII), sedangkan data tekanan darah diperoleh dari hasil pengukuran tekanan darah pre-dialisis yang diklasifikasikan berdasarkan pedoman European Society of Cardiology (ESC) 2024. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori hipertensi sebesar 66,7%, kategori elevated sebesar 18,5% dan kategori non-elevated sebesar 14,8%. Terdapat lebih dari separuh responden sudah memiliki perilaku perawatan diri adekuat 53.7% dan tidak adekuat 46.3%. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan arah korelasi negatif antara perilaku perawatan diri dan kejadian hipertensi (p = 0,004; r = −0,276). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin adekuat perilaku perawatan diri yang diterapkan pasien, maka kecenderungan kejadian hipertensi pre-dialisis semakin rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku perawatan diri memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian hipertensi pada pasien hemodialisis, meskipun kekuatan hubungannya lemah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Hema Malini, S.Kp, MN, PhD.; Esi Afriyanti, S.Kp. M.Kes.
Uncontrolled Keywords: Hemodialisis ; Hipertensi ; Perilaku Perawatan Diri ; SC-CII
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 16 Apr 2026 07:43
Last Modified: 16 Apr 2026 07:43
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522751

Actions (login required)

View Item View Item