Pengaruh Kecepatan Putar Wadah Bola Zirkon Pada Planetary Ball Mill Terhadap Karakteristik Serbuk Hidroksiapatit Yang Telah Dikalsinasi

DZAKWAN HAKIM, FADHLUR RAHMAN (2026) Pengaruh Kecepatan Putar Wadah Bola Zirkon Pada Planetary Ball Mill Terhadap Karakteristik Serbuk Hidroksiapatit Yang Telah Dikalsinasi. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (555kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (Bab 5 Penutup)
Bab 5 Penutup.pdf - Published Version

Download (233kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas,cedera akibat aktivitas kerja maupun olahraga yang berat berkontribusi terhadap meningkatnya kasus kerusakan tulang, sehingga kebutuhan akan implan tulang terus mengalami peningkatan. Hidroksiapatit (HA) merupakan material biokeramik yang banyak digunakan sebagai bahan implan tulang karena memiliki struktur dan sifat biologis yang menyerupai mineral penyusun tulang manusia.Untuk mendapatkan serbuk HA itu sendiri didapati dengan pada tulang sapi, cangkang telur, cangkang sotong, cangkang kerang, cangkang siput, tulang ikan tuna dan tulang ikan sapu sapu. Pada penelitian sebelumnya belum dapat dikatakan mencapai serbuk HA yang diinginkan, Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh variasi kecepatan putar wadah bola zirkon pada planetary ball mill terhadap karakteristik serbuk hidroksiapatit yang telah dikalsinasi. Bola yang digunakan adalah bola zirkon dengan ukuran bolanya 5 mm dan untuk perbandingan massa bola dan massa serbuk yang digiling yaitu 10:1, dengan massa bolanya 456 gram dan massa serbuk ha yang akan digiling sebesar 45,6 gram. Untuk kecepatannya menggunakan 100,150 dan 200 rpm selama 3 jam. Serbuk yang telah di ballmill dikarakterisasi menggunakan X-ray Diffraction (XRD) untuk menganalisis fasa dan tingkat kristalinitas, Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mengidentifikasi gugus fungsi, Particle Size Analyzer (PSA) untuk menentukan distribusi ukuran partikel, serta Scanning Electron Microscopy–Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX) untuk mengamati morfologi dan komposisi unsur. Hasil menunjukkan bahwa pada kecepatan 200 rpm menunjukkan serbuk HA yang morfologinya lebih ideal yang diikuti dengan partikel sphrerical maupun lonjong dan aglomerasinya mulai berkurang, dan untuk Ca/p nya sebesar 1,8. Pada PSA ukuran serbuk dan keseragaman pada 200 rpm juga menujukkan untuk keseragaman sebesar 0,316 namun untuk ukuran partikel rata ratanya sedikit lebih besar dibanding kecepatan lainnya yaitu sebesar 3,721. Untuk pola XRD menunjukkan puncaknya sebesar 31,83° 2θ yang sesuai dengan standar kristalinitas yang baik pada serbuk HA di kecepatan 100 rpm. Pada FTIR pada kecepatan 150 rpm didapati OH⁻ dan PO₄³⁻ yang dapat dikatakan atau sesuai dengan struktur HA tanpa adanya campuran atau kontaminasi.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 17 Apr 2026 08:52
Last Modified: 17 Apr 2026 08:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522704

Actions (login required)

View Item View Item