Perancangan Senyawa yang Berpotensi Mengikat Lisozim sebagai Biomarker Antiinflamasi pada Penyakit Rheumatoid Arthritis

Aziza, Haya Nur (2026) Perancangan Senyawa yang Berpotensi Mengikat Lisozim sebagai Biomarker Antiinflamasi pada Penyakit Rheumatoid Arthritis. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2031.

Download (353kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2031.

Download (224kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2031.

Download (163kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2031.

Download (197kB) | Request a copy
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2031.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun kronis ditandai oleh inflamasi pada membran sinovial sendi yang menyebabkan rasa nyeri pada sendi. Lisozim ditemukan sebagai salah satu biomarker inflamasi pada penyakit rheumatoid arthritis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang senyawa yang berpotensi mengikat lisozim serta mengevaluasi kestabilan interaksinya melalui simulasi dinamika molekul dan prediksi profil ADMET secara in silico. Desain senyawa dilakukan menggunakan pendekatan berbasis fragmen. Afinitas pengikatan senyawa hasil desain dibandingkan dengan ligan native berdasarkan nilai skor grid. Evaluasi kestabilan kompleks dilakukan melalui analisis RMSD dan RMSF menggunakan Nanoscale Molecular Dynamics (NAMD), sedangkan profil Absorption, Distribution, Metabolism, Excretion, and Toxicity (ADMET) diprediksi menggunakan SwissADME. Hasil desain berbasis fragmen menunjukkan 18 senyawa potensial, kandidat terpilih untuk senyawa pengikat lisozim adalah senyawa yang memiliki nilai skor grid paling rendah. Senyawa hasil desain berbasis fragmen terpilih memiliki skor grid -27,58 kcal/mol, sedangkan ligan native memiliki skor grid -31,81 kcal/mol. Senyawa hasil desain berbasis fragmen memiliki skor grid yang lebih besar dibandingkan ligan native. Senyawa hasil desain berbasis fragmen terpilih menunjukkan nilai RMSD dan RMSF yang stabil terhadap lisozim selama simulasi dinamika molekul, serta prediksi profil ADMET yang memenuhi parameter SwissADME. Pendekatan desain berbasis fragmen yang dikombinasikan dengan simulasi dinamika molekul ini mampu menghasilkan senyawa yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai kandidat awal molekul pengikat lisozim untuk studi lanjutan terhadap inflamasi pada rheumatoid arthritis.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: apt. Purnawan Pontana Putra, S.Si, M.Si; apt. Dini Hanifa, S.Farm, M.Farm
Uncontrolled Keywords: rheumatoid arthritis; inflamasi; lisozim; desain berbasis fragmen; dinamika molekul; ADMET
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 13 Apr 2026 07:38
Last Modified: 13 Apr 2026 07:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522671

Actions (login required)

View Item View Item