Peranan 6-Iodolakton (6-IL) terhadap Induksi Apoptosis pada Cell Line Karsinoma Tiroid Papiler

Zeliq, Zahra Ghaniyya (2026) Peranan 6-Iodolakton (6-IL) terhadap Induksi Apoptosis pada Cell Line Karsinoma Tiroid Papiler. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover)
01. Cover.pdf - Published Version

Download (395kB)
[img] Text (Bab 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img] Text (Bab 7)
03. BAB 7.pdf - Published Version

Download (287kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (296kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Karsinoma tiroid papiler merupakan jenis keganasan yang paling umum ditemukan di antara seluruh keganasan yang berasal dari sel folikel tiroid. Dalam beberapa dekade terakhir, ditemukan peningkatan angka kekambuhan, metastasis, resistensi terhadap terapi, hingga penurunan angka harapan hidup. 6-iodolakton (6-IL) sebagai turunan iodolipid dari asam arakidonat terbukti dapat menginduksi apoptosis pada sel kanker prostat, payudara, serta neuroblastoma. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran 6-iodolakton terhadap induksi apoptosis pada cell line karsinoma tiroid papiler. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental sungguhan dengan memberikan dosis IC50 6-iodolakton pada cell line untuk dilanjutkan dengan uji apoptosis menggunakan metode double staining dengan pewarna akridin oranye – propidium iodida. Dosis IC50 6-iodolakton didapatkan dari hasil terbaik uji sitotoksik enam seri konsentrasi 6-iodolakton pada masa terapi 24, 48, dan 72 jam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025 – Februari 2026 di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Farmasi Univerisiti Teknologi MARA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran 6-iodolakton dalam menginduksi apoptosis pada cell line karsinoma tiroid papiler. Nilai IC50 6-iodolakton pada masa terapi 24, 48, dan 72 jam adalah 172,357 µM, 168,411 µM, dan 122,775 µM. Pengujian apoptosis pada cell line yang diberikan dosis IC50 terbaik 6-iodolakton, yaitu 122,775 µM, menunjukkan bahwa jumlah sel yang mengalami kematian meningkat signifikan dibandingkan kontrol (p<0,001), dengan rerata persentase apoptosis sebesar 95,26% dan dominasi gambaran sel berfluoresensi merah dengan inti terfragmentasi. Kesimpulan penelitian ini adalah 6-iodolakton berperan dalam menginduksi apoptosis pada cell line karsinoma tiroid papiler bergantung pada dosis konsentrasi dan masa terapi. Oleh karena itu, 6-iodolakton berpotensi untuk menjadi agen terapi alternatif untuk karsinoma tiroid papiler.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Yulia Kurniawati, SP.KN-TM(K), FANMB; dr. Aswiyanti Asri, M.Si.Med, Sp.PA, Subsp.OGP(K)
Uncontrolled Keywords: 6-iodolakton; apoptosis; IC50; karsinoma tiroid papiler
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 14 Apr 2026 03:58
Last Modified: 14 Apr 2026 03:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522637

Actions (login required)

View Item View Item