Annisa, sufi husna (2026) Faktor yang Mempengaruhi Calon Pengantin Wanita dalam Pelaksanaan Skrining Prakonsepsi di KUA Kecamatan Kuranji Tahun 2025. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan abstrak)
Abstrak^Mcover.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (351kB) |
|
|
Text (BAB Akhir)
BAB akhir.pdf - Published Version Download (596kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar pustaka.pdf - Published Version Download (618kB) |
|
|
Text (Skripsi full teks)
Tugas Akhir fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Cakupan pelayanan kesehatan bagi calon pengantin (catin) di Indonesia masih rendah. Dari 1.480.302 pasangan yang terdaftar tahun 2024, hanya 39,7% yang mengakses layanan kesehatan pranikah. Kondisi serupa terlihat di Kota Padang tahun 2023, di mana dari 8.378 catin terdaftar, 7.374 mendapatkan pelayanan, dengan 180 kasus anemia dan 192 catin perempuan bergizi kurang. Di Puskesmas Belimbing, cakupan layanan prakonsepsi juga belum optimal, sebab dari 774 catin hanya 54,5% yang menerima pelayanan sesuai standar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi calon pengantin dalam pelaksanaan skrining prakonsepsi di KUA Kuranji tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain mixed methods (sequential explanatory). Bagian kuantitatif menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, sedangkan bagian kualitatif dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur. Penelitian dilaksanakan di KUA Kecamatan Kuranji pada Oktober–November 2025 dengan melibatkan 97 responden kuantitatif dan 7 informan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, pendidikan, sikap, dukungan keluarga, dan media informasi berhubungan signifikan dengan pelaksanaan skrining prakonsepsi di KUA Kuranji Tahun 2025. Faktor yang paling dominan memengaruhi pelaksanaan skrining prakonsepsi adalah pendidikan. Temuan kualitatif didapatkan 6 tema yaitu Dinamika Motivasi yang kompleks, Model edukasi pasif, Hambatan struktural, Keterbatasan pendidikan dan sarana, peran nakes dan KUA, Kolaborasi lintas sektor. Tenaga kesehatan meningkatkan edukasi dan konseling prakonsepsi secara komprehensif serta memperkuat koordinasi dengan KUA agar seluruh calon pengantin melaksanakan skrining prakonsepsi secara lengkap. Kesimpulan penelitian ini, adanya hubungan pengetahuan, sikap, pendidikan, dukungan keluarga dan media informasi dengan pelaksanaan skrining prakonsepsi di KUA Kuranji Tahun 2025. Pelaksanaan skrining dipengaruhi oleh faktor individu dan lingkungan, sehingga diperlukan penguatan edukasi serta kolaborasi antara tenaga kesehatan dan KUA.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Roza Sri Yanti, Sp.OG.Subsp.K-Fm; Dr. Rozi Sastra Purna, S.Psi, M.Psi (Psikolog) |
| Uncontrolled Keywords: | Calon pengantin; skrining prakonsepsi; pendidikan; media informasi; mixed methods. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S2 Kebidanan |
| Depositing User: | S2 Kebidanan kebidanan |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 03:19 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 03:19 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522552 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric