Husna, Rizkatul (2026) Kajian Drug Related Problems (DRPs) pada pasien Gagal Ginjal Kronis Stadium V yang menjalani Hemodialisis di Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (425kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (359kB) |
|
|
Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (228kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (370kB) |
|
|
Text (Skripsi fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Gagal Ginjal Kronik (GGK) stadium V merupakan stadium akhir penyakit ginjal yang memerlukan manajemen terapi obat yang kompleks untuk mengontrol komorbiditas, mencegah komplikasi, serta mengoptimalkan efektivitas dan keamanan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosiodemografi, klinis, profil penggunaan obat, serta kejadian Durg Related Problems (DRPs) pada pasien GGK stadium V yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Universitas Andalas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik yang dilakukan secara retrospektif dengan pengambilan data dari rekam medis pasien pada periode Januari–Desember 2025 dengan kategori DRPs yang dianalisis meliputi indikasi tanpa terapi, terapi tanpa indikasi, dan interaksi obat. Analisis monovariat dilakukan untuk mendeskripsikan karakteristik demografi pasien, profil penggunaan obat dan DRPs, sedangkan analisis bivariat dilakukan untuk melihat kejadian DRPs pada berbagai karakteristik demografi pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 67 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki (50,7%), berada pada kelompok usia lansia awal (40,3%), memiliki pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (37,3%), dan tingkat pendidikan terakhir SMA (62,7%). 85,1% pasien memiliki penyakit penyerta dengan penyakit penyerta terbanyak adalah hipertensi, diabetes melitus, dan anemia. Obat yang paling sering diresepkan adalah asam folat (17,6%), natrium bikarbonat (15,7%), candesartan (9,2%), dan amlodipin (6,6%). (53,73%) pasien memiliki DRPs dengan kategori terbanyak berupa interaksi obat (74,47%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kejadian DRPs berdasarkan penyakit penyerta (p < 0,004; OR = 14,318) dan polifarmasi (p <0,001; OR= 42,500) sedangkan pada faktor sosiodemografi tidak terdapat perbedaan yang bermakna
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Dedy Almasdy, M.Si, Ph.D (Clin Pharm); apt. Yelly Oktavia Sari, M.Pharm, Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | drug related problems; gagal ginjal kronik; hemodialisis |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 07:12 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 07:12 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522503 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]