Ondel-Ondel Masa Kini: Antara Pelestarian Identitas dan Tuntutan Ekonomi (Studi Kasus Di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Dki Jakarta)

Putri, Della Silsilia (2026) Ondel-Ondel Masa Kini: Antara Pelestarian Identitas dan Tuntutan Ekonomi (Studi Kasus Di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Dki Jakarta). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
(01. Cover & Abstrak).pdf - Published Version

Download (328kB)
[img] Text (02. BAB I)
(02. BAB I).pdf - Published Version

Download (365kB)
[img] Text (03. BAB V)
(03. BAB V).pdf - Published Version

Download (187kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
(04. Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
(05. Skripsi Fulltext).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya zaman yang membuat Jakarta menjadi kota modern yang mengakibatkan adanya perubahan kondisi sosial serta ekonomi. Awalnya, ondel-ondel berfungsi sebagai simbol leluhur, penolak bala, pelindung dari roh-roh jahat, serta bagian dari ritual adat dan acara pesta masyarakat Betawi. Namun, di masa kini fungsi ondel-ondel mulai berubah sebagai cara mencari uang dengan cara mengamen di tempat umum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi masa kini keberadaan fungsi ondel-ondel di Kelurahan Meruya Selatan serta menganalisis persepsi masyarakat Betawi terhadap fungsi ondel-ondel saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Informan dalam penelitian ditentukan dengan teknik snowball sampling, dan purposive sampling yakni tokoh masyarakat, pengelola sanggar seni Betawi, serta warga Betawi yang langsung mengamati perubahan fungsi ondel-ondel. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa ondel-ondel mengalami perubahan fungsi dari penolak bala menjadi (1) ondel–ondel sebagai pajangan, (2) ondel–ondel sebagai alat ngamen, (3) ondel–ondel dalam acara formal dan informal, dan (4) ondel–ondel sebagai cendera mata. Perubahan fungsi ini menyebabkan berbagai persepsi masyarakat Betawi terhadap fungsi ondel-ondel. Beberapa orang menganggap perubahan tersebut sebagai bentuk adaptasi dalam upaya melestarikan ondel-ondel agar tetap dikenal dalam masyarakat di masa kini. Namun, ada pula yang berpandangan bahwa perubahan ini bisa menghilangkan fungsi ondel-ondel dan menciptakan gambaran yang kurang positif tentang identitas budaya Betawi serta upaya pelestarian ondel-ondel.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Syahrizal, M.Si ; Dr. Sri Setiawati, M.A
Uncontrolled Keywords: Fungsi; Ondel-Ondel; Masyarakat Betawi; Pelestarian; Identitas; Persepsi
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial
Depositing User: S1 Antropologi Sosial
Date Deposited: 13 Apr 2026 07:05
Last Modified: 13 Apr 2026 07:05
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522437

Actions (login required)

View Item View Item