Karakteristik Biodegradable Foam Berbasis Selulosa Serat Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.) dan Polyvinyl Alcohol (PVA)

Putri, Ella Gustina (2026) Karakteristik Biodegradable Foam Berbasis Selulosa Serat Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.) dan Polyvinyl Alcohol (PVA). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (713kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (309kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (347kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah sampah plastik yang cukup tinggi, khususnya dari kemasan makanan berbahan styrofoam. Kondisi ini mendorong pengembangan alternatif kemasan ramah lingkungan berupa biodegradable foam (biofoam) yang dapat terdegradasi secara alami. Biodegradble foam (biofoam) merupakan kemasan ramah lingkungan dibuat dari bahan alami seperti pati, namun biofoam berbahan pati murni memiliki kelemahan berupa sifat mekanik rendah dan daya serap air yang tinggi, sehingga diperlukan penambahan serat alami dan polimer sintetis untuk meningkatkan kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi selulosa serat sabut kelapa dan polyvinyl alcohol (PVA) terhadap karakteristik fisik dan mekanik biofoam, sehingga dihasilkan biofoam dengan karakteristik terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 Faktorial dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), jika hasil menunjukkan adanya pengaruh berbeda nyata interaksi konsentrasi selulosa serat sabut kelapa dan PVA maka dilanjutkan dengan uji DNMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsentrasi selulosa serat sabut kelapa dan PVA berpengaruh nyata terhadap karakteristik biofoam. Berdasarkan perhitungan dengan metode Analitical Hierarchy Process (AHP) didapatkan perlakuan terbaik dalam pembuatan biofoam berbasis selulosa serat sabut kelapa dan PVA adalah perlakuan A3B1 dengan komposisi selulosa serat sabut kelapa 20% dan PVA 10%. Perlakuan ini menghasilkan nilai kuat tarik 0,51 MPa, biodegradasi 47,91% selama 30 hari, daya serap air 2,72%, densitas 1,34 g/cm3, dan kadar air 23,44%.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Deivy Andhika Permata, S.Si, M.Si ; Dr. Ir. Kurnia Harlina Dewi, M.Si
Uncontrolled Keywords: AHP; Biodegradable Foam; PVA; Selulosa
Subjects: K Law > K Law (General)
Q Science > Q Science (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > S1 Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: S1 Teknologi Industri Pertanian
Date Deposited: 09 Apr 2026 08:50
Last Modified: 09 Apr 2026 08:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522410

Actions (login required)

View Item View Item